TNI Jamin Keamanan Pilkada Serentak 2018

Senin, 27 November 2017 - 14:48 WIB
TNI Jamin Keamanan Pilkada...
TNI Jamin Keamanan Pilkada Serentak 2018
A A A
BANDUNG - Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Angkatan Darat (AD) menjamin keamanan penyelenggaraan pilkada serentak 2018 yang akan berlangsung di 171 kota/kabupaten dan provinsi.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan, pilkada serentak merupakan pesta demokrasi yang harus dijamin keamanannya. Pilkada serentak 2018 dianggap sebagai pemanasan menjelang Pilpres 2019.

Karena itu, kata Mulyono, dalam Apel Danrem Dandim Terpusat 2017 salah satunya bertujuan memberikan informasi yang berkembang sehingga mereka (para danrem dan dandim) bisa mengawal, melakukan deteksi, dan cegah dini terhadap berbagai potensi konflik.

"Secara pasti kami belum memetakan daerah rawan konflik saat pilkada. Namun semua daerah kami antisipasi. Ini pesta demokrasi kita, maka harus dijaga bersama. Namun kami menyiapkan antisipasi dan mengajak semua komponen menjaga keamanan," kata Mulyono seusai membuka Apel Dandim Danrem Terpusat 201u di Secapa AD, Hegarmanah, Kota Bandung, Senin (27/11/2017).

Disinggung tentang ajakan dan rayuan parpol agar TNI, terutama di daerah untuk terlibat di pilkada, KSAD menyatakan, anggota TNI jangan terpengaruh dan terprovokasi. Seluruh anggota TNI harus proporsional dan profesional.

"Jadi kalau sudah terpengaruh, berarti sudah lari dari komitmen. TNI senantiasa netral dalam mengawal pilkada. Yakinlah, kami (TNI) sudah berulang kali sampaikan, kami netral. Itu tidak bisa ditawar lagi. Kalau ada (yang tidak netral) dan sebagainya, tentu akan mendapatkan sanksi," ujar KSAD.

Netralitas, tutur Mulyono, juga termasuk dalam penggunaan kendaraan TNI tidak boleh digunakan untuk kampanye. "Itu sudah pasti. Tidak boleh menggunakan atribut atau fasilitas yang dimiliki TNI untuk kampanye. Kami mendukung pilkada serentak dalam konteks menjaga keamanan," tuturnya.

Disinggung tentang perwira tinggi bintang tiga TNI AD ikut kontestasi di pilkada, seperti Letjen Edi Rahmayadi yang mencalonkan diri di Pilgub Sumut 2018, KSAD menegaskan, jika anggota TNI mencalonkan diri, harus mematuhi aturan yakni, berhenti atau pensiun dini.

"Mau bintang tiga, kolonel, kalau mau mencalonkan ada aturannya. Jelas harus berhenti, pensiun dulu. Selama dia masih tentara tidak boleh," tegas Mulyono.

Sementara itu, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Mayor Jendral (Mayjen) TNI Hartomo mengemukakan, pilkada serentak 2018 berlangsung di 17 provinsi dan 154 kabupaten/kota. Para pasangan calon memperebutkan 197 juta suara rakyat.

Selanjutnya, pada 2019 berlangsung Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. Hal ini, berpotensi konflik sangat tinggi. "Karenanya, kemampuan deteksi dan cegah dini aparat komando kewilayahan perlu terus ditingkatkan," kata Hartomo.
(wib)
Berita Terkait
Kampanye Gunakan Atribut...
Kampanye Gunakan Atribut TNI, Dandim 0423/BU Tempuh Jalur Hukum
Mengenal 4 Sosok Jenderal...
Mengenal 4 Sosok Jenderal TNI AD Diusung PDIP yang Melenggang di Pilkada 2024
Atribut TNI Digunakan...
Atribut TNI Digunakan Kampanye, Dandim 0423/BU Bakal Tempuh Jalur Hukum
Puluhan Ribu Personel...
Puluhan Ribu Personel Gabungan TNI-Polri Diterjunkan Amankan Pilkada di Jateng
Panglima TNI Ungkap...
Panglima TNI Ungkap Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Berita Terkini
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
8 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved