Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Sidoarjo Rusak

Jum'at, 24 November 2017 - 00:25 WIB
Diterjang Puting Beliung,...
Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Sidoarjo Rusak
A A A
JAKARTA - BPBD terus melakukan pendataan dampak puting beliung yang menerjang Desa Tambakrejo, Desa Tambak Sumur dan Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 22 November 2017.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, data sementara terdapat 754 unit rumah mengalami kerusakan, dimana 606 unit rumah rusak yaitu di Desa Tambak Sumur 128 unit rusak, di Desa Tambak Rejo 576 unit rumah dan di Desa Tambak Sawah 50 unit rumah. Selain itu ada 7 bangunan fasilitas umum rusak.

"Sebanyak 36 orang luka ringan dan telah kembali ke rumahnya. Pada Rabu malam terdapat 100 jiwa mengungsi di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum. Namun pada siang sebagian kembali ke rumahnya untuk membersihkan rumahnya," jelas Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Kamis 23 November 2017 malam.

Sebagian besar kerusakan berupa atap rumah yang roboh. Ada juga rumah yang rusak berat kondisinya. Sekitar 350 personil dari BPBD Sidoarjo, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, Satpol PP, Linmas dan relawan membantu masyarakat yang menderita akibat puting beliung.

"Atap rumah yang rusak untuk sementara ditutup terpal. BPBD Jawa Timur telah mendistribusikan 500 lembar terpal, 100 lembar selimut, 150 unit sandang dan family kid. Makanan siap saji telah dibagikan kepada korban," tuturnya.

Nantinya Pemda Sidoarjo akan memberikan bantuan perbaikan kerusakan rumah kepada masyarakat yang terdampak. Sesuai Perda bantuan untuk rumah rusak ringan maksimum Rp5 juta, rusak sedang maksimum Rp10 juta, rusak berat maksimum Rp20 juta dan rusak total maksimum Rp30 juta. Saat ini masih dilakukan pendataan.

"Kejadian puting beliung terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Selama tahun 2017 telah terjadi 624 kejadian puting beliung yang menyebabkan 30 orang meninggal dunia, 166 orang luka-luka, 13.692 orang menderita dan mengungsi, 12.607 rumah rusak dan ratusan bangunan publik rusak," katanya.

Daerah rawan bencana puting beliung juga makin meluas. Daerah-daerah perkotaan makin sering terjadi puting beliung. Adanya perubahan penggunaan lahan dari hutan atau daerah yang banyak vegetasi berubah menjadi daerah permukiman dan perkotaan menyebabkan temperatur permukaan tanah cepat naik.

"Efek pulau bahang (heat island effect) yang terjadi di kawasan perkotaan menyebabkan beda suhu antara permukaan tanah dan atmosfer cukup tinggi sehingga menimbulkan perbedaan tekanan udara sehingga timbul angin kencang atau puting beliung saat cuaca mendung," kata Sutopo.

Kemampuan iptek saat ini belum mampu memprediksi puting beliung secara pasti. Skalanya mikro. Hanya terjadi pada daerah sekitar 10 kilometer persegi dengan waktu kejadian berlangsung antara 5-10 menit. Kecepatan angin puting beliung berkisar 60-80 km/jam.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada jika kondisi mendung atau awan-awan tebal kehitaman di angkasa. Jangan melakukan aktivitas di bawah pohon, papan reklame besar atau berasa di bangunan yang kurang kuat konstruksinya.

"Jangan parkir di bawah pohon-pohon besar. Tanda-tanda awal puting beliung saat akan hujan, timbul angin terasa dingin yang makin lama makin kencang kemudian diiikuti hujan deras," imbaunya.
(mhd)
Berita Terkait
Cerita Nikin Warga Bekasi...
Cerita Nikin Warga Bekasi Nyaris Dibawa Terbang Puting Beliung
Horor! Kesaksian Rosmaini...
Horor! Kesaksian Rosmaini Korban Puting Beliung, Seperti Mimpi Melihat Atap Rumah Terbang
Terjang Deliserdang,...
Terjang Deliserdang, Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah dan Tewaskan 1 Bocah
Puting Beliung Mendadak...
Puting Beliung Mendadak Muncul di SDN Karangsegar Bekasi, Siswa Panik Berlarian
Heboh Puting Beliung...
Heboh Puting Beliung Hantam Bojonggede Bogor, Begini Penjelasan BMKG
Bencana Puting Beliung...
Bencana Puting Beliung di Madiun, Lima Rumah Warga Rusak
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
4 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
6 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
7 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
8 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved