Pernikahan Korban Persekusi di Tangerang Berjalan Hikmat

Rabu, 22 November 2017 - 19:08 WIB
Pernikahan Korban Persekusi...
Pernikahan Korban Persekusi di Tangerang Berjalan Hikmat
A A A
TANGERANG - Pasangan kekasih Riyan (30) dan Mia Audina (28), akhirnya menikah. Sejoli yang sempat diarak dan ditelanjangi warga, karena difitnah telah berbuat mesum ini, menikah di kampung pengantian pria, Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Suasana bahagia tampak menyelimuti kedua pasangan muda ini. Tidak terlihat wajah-wajah trauma pada keduanya. Dengan memakai kemeja putih dan kopiah hitam, Rian tampak sangat tampan. Begitupun dengan Mia, terlihat sangat cantik dengan balutan baju muslim biru. Wajahnya terlihat berseri-seri.

Dilangsungkan dengan sederhana, upacara penikahan itu berlangsung hikmat. Turut hadir dalam pernikahan itu, sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, dan aparat kepolisian dari Polresta Tangerang. Kakak Mia, Hanidi, dan ayah kandung Rian, Nahrowi, juga terlihat di antara mereka.

Tetes air mata membasahi pipi Mia, saat penghulu, yakni ustaz Jamaludin melakukan akad nikah. Mata Rian juga tampak memerah, tidak tahan menahan haru. Rencana menikah, awal Desember 2017, akhirnya dipercepat. Seketika, peristiwa persekusi yang mereka alami, pada Jumat 10 November 2017.

Dengan senyum manis, Mia menerima pinangan Rian. Keduanya pun mengikat janji untuk saling setia, sehidup semati sebagai pasangan suami-istri, dan menyatakan sikap untuk menjalani bahtera rumah tangga berdua, serta mengubur peristiwa persekusi yang mereka alami pada malam kelam waktu itu. (Baca: Remaja Diarak Bugil, Masyarakat Dinilai Suka Main Hakim Sendiri )

Hanidi, kakak Mia mengatakan, pihaknya memang sengaja memajukan upacara penikahan ini, untuk menghindari berbagai stigma negatif dan terutama, untuk mengurangi rasa trauma yang dialami Riyan dan Mia akibat persekusi yang dialami keduanya, pada Jumat malam yang masih membekas.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena acara ini sangat mendadak, sehingga kurang adanya persiapan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan dari Polres dan para tokoh masyarakat yang membantu pelaksanaan acara ini," kata Nahrowi terlihat sedih di Bugel, Tangerang, Rabu (22/11/2017).

Melalui penikahan ini, dirinya berharap, pasangan Riyan dan Mia menjadi lebih tegar dan bisa menjalani kehidupan baru sebagai pasangan suami-istri. Untuk itu, dia meminta kepada semua pihak, terutama warga yang pernah melakukan persekusi terhadap adiknya Mia, untuk sama-sama mendoakan mereka.

Pernikahan Korban Persekusi di Tangerang Berjalan Hikmat


Sementara itu, Lurah Kadu Agung Eman Sulaeman yang mewakili Riyan mengucap terima kasih kepada pihak kepolisian, dari Polresta Tangerang, karena telah ikut membantu dilangsungkannya upacara penikahan Riyan dengan Mia. Pihaknya juga mengucap syukur kepada para tokoh masyarakat sekitar.

"Kami selaku pribadi mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Polres dan para tokoh masyarakat yang membantu terlaksananya acara ini. Semoga dengan pernikahan ini, kedua mempelai Riyan dan Mia, menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah," sambung Lurah Kadu Agung Eman Sulaeman.

Dijelaskan dia, rencana pernikahan keduanya awalnya dilangsungkan pada awal Desember 2017. Namun, setelah dilakukan pembicaraan terhadap kedua mempelai, akhirnya disepakati, pada Selasa 21 November 2017, maju dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Pihaknya pun mengaku bersyukur.

"Sebenarnya acara ini sudah dibahas beberapa hari yang lalu. Akan tetapi, menunggu dari pihak pembelai wanita, dan alhamdulillah, acara ini bisa berjalan dengan lancar. Meski sempat diwarnai dengan suasana haru, kedua mempelai bisa tegar menjalani prosesi penikahan hingga acara selesai," ungkapnya.

Sedang perwakilan dari Polresta Tangerang yang diwakili oleh Bintal Polresta Tangerang Ustaz Jamaludin mengatakan, peristiwa pernikahan ini mendapat sorotan langsung dari Kapolres Kota Tangerang AKBP Sabilul Alif. Namun, disaat berbahagia tersebut, Sabilul tidak bisa hadir, karena kesibukannya.

"Saya mewakili Kapolresta Tangerang meminta maaf, karena yang bersangkutan berhalangan hadir dikarenakan beliau ada acara. Kami berharap kepada calon mempelai laki-laki, dan perempuan, setelah dinikahkan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah," sambung Ustaz Jamaludin.

Meski demikian, saat dihubungi terpisah, Kapolres Kota Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, pihaknya tetap memburu penyebar video persekusi yang akhirnya viral di media sosial tersebut. Sabilul berjanji, akan mengusut tuntas kasus tersebut, agar kasus serupa tidak terjadi kembali di wilayah manapun.

"Saya mengimbau agar warga mengedepankan hukum. Jangan sampai kejadian yang merusak kehormatan sebagai manusia terjadi lagi, dan kami memastikan akan menindak tegas para pelaku main hakim sendiri. Jangan sampai budaya main hakim sendiri terjadi lagi pada masa mendatang," pungkasnya. (Baca: Tepergok Mesum, 2 Remaja Ditelanjangi dan Diarak Warga di Tangerang )
(mhd)
Berita Terkait
Algoritma Grok Terdeteksi...
Algoritma Grok Terdeteksi Meminta Penggunanya untuk Berbuat Mesum
Miris! Sejoli Terekam...
Miris! Sejoli Terekam Berbuat Mesum di Stadion Pakansari Bogor
Sepasang Mahasiswa Digerebek...
Sepasang Mahasiswa Digerebek Polisi Berbuat Mesum di Mobil Bergoyang
Keterlaluan! Muda Mudi...
Keterlaluan! Muda Mudi Berbuat Mesum Dalam Mobil di Halaman Masjid
Parah! Sejoli di Tanjab...
Parah! Sejoli di Tanjab Timur Berbuat Mesum di Toilet Masjid
Oknum PNS yang Berbuat...
Oknum PNS yang Berbuat Mesum Ternyata Staf Dinsos Kota Payakumbuh
Berita Terkini
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
48 menit yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
1 jam yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
11 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
11 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
12 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved