Tak Ada Tanah Keraton di Wilayah Enclave

Rabu, 22 November 2017 - 09:58 WIB
Tak Ada Tanah Keraton...
Tak Ada Tanah Keraton di Wilayah Enclave
A A A
YOGYAKARTA - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mengebut sertifikasi Sultanaat Grond (SG) dan Pakualamanaat Grond (PAG). Hasil pendataan pada 2015, data luas tanah SG dan PAG mencapai 8.950 hektare dan tanah kas desa seluas 20.894 hektare. Meski hasil pendataan mayoritas tanah SG dan PAG adalah tanah kas desa, masih banyak tanah kas desa yang asal usulnya bukan dari SG maupun PAG.

Anggota DPRD DIY Suharwanta menjelaskan, tak semua tanah kas desa asal usulnya dari kasultanan dan kadipaten. Banyak tanah kas desa yang asal usulnya merupakan tanah enclave Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran. Wilayah enclave adalah daerah kantong yang wilayahnya dikelilingi wilayah negara lain.

Menurut mantan wakil ketua Pansus Raperdais Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten ini, paling tidak ada 16 desa di Kabupaten Bantul yang asalnya dari Kasunanan Surakarta. Rinciannya adalah Desa Jagalan dan Desa Singosaren di Kecamatan Banguntapan; kemudian Desa Segarayasa, Bawuran, dan Desa Wanalela di Kecamatan Pleret. Seluruh desa di Kecamatan Dlingo yakni Desa Terong, Jatimulyo, Dlingo, Temuwuh, Muntuk, dan Desa Mangunan. Kemudian, Desa Girirejo, Karangtengah, Karangtalun, Kebonagung, dan Desa Imogiri semuanya di Kecamatan Imogiri.

Menurut Suharwanta, wilayah enclave Kasunanan Surakarta diatur dalam Perjanjian Klaten 27 September 1830 sebagai amandemen Perjanjian Giyanti 13 Februari 1755.

"Sedangkan Kadipaten Mangkunegaran punya wilayah enclave di enam desa Kecamatan Ngawen, Gunungkidul," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Rabu (22/11/2017).

Enam desa itu adalah Desa Beji, Jurangjero, Kampung, Sambirejo, Tancep, dan Desa Watusigar. "Desa-desa enclave itu masuk wilayah DIY melalui Perda DIY No 1 Tahun 1958. Namun secara efektif baru berlangsung pada awal 1970-an," katanya.

Sebelumnya Carik Desa Mangunan, Dlingo, Eko Susanto menceritakan pihaknya pernah didatangi oleh tim Panitikismo Keraton Yogyakarta. Mereka menanyakan keberadaan tanah SG dan PAG. "Setahu saya dulunya Dlingo itu masuk Kawedanan Imogiri Surakarta atau Imogiri Sk termasuk wilayah Mangunan. Jadi logikanya tanah kas desa asal usulnya dari Sunan Grond, bukan Sultan Grond," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) DIY Krido Suprayitno menjelaskan, pihaknya bakal melakukan percepatan sertifikasi SG dan PAG. Targetnya, pada 2019 semua sertifikasi SG dan PAG dapat dituntaskan. "Kalau masih ada yang tercecer dilanjutkan pada tahap berikutnya," ujarnya.

Percepatan sertifikasi ini nantinya diarahkan di kawasan pantai selatan. Ada banyak desa yang tanahnya belum bersertifikat. Terkait tanah kas desa yang asal usulnya merupakan tanah enclave Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran, Krido menyatakan dilakukan pengaturan tersendiri.
(zik)
Berita Terkait
Detik-detik Brimob Tembak...
Detik-detik Brimob Tembak Jatuh Drone di Kawasan Masjid Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta Berduka,...
Keraton Yogyakarta Berduka, Istri GBPH Prabukusumo Tutup Usia
Kepala Staf Kepresidenan...
Kepala Staf Kepresidenan Apresiasi Penanganan COVID-19 Pemda DIY
Kasus Covid-19 di DIY...
Kasus Covid-19 di DIY Naik, Obyek Wisata Kraton Yogya Ditutup
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Tanah Sultan Ground...
Tanah Sultan Ground Tidak Dilepas untuk Jalan Tol, Keraton Yogyakarta Terbitkan Palilah
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
4 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
8 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved