Tuntut Upah Layak, Ribuan Buruh Demo Gedung Sate

Selasa, 21 November 2017 - 14:50 WIB
Tuntut Upah Layak, Ribuan...
Tuntut Upah Layak, Ribuan Buruh Demo Gedung Sate
A A A
BANDUNG - Ribuan buruh dari berbagai elemen di kabupaten/kota se-Jawa Barat (Jabar) berunjuk rasa di depan Gedung Sate dan Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa (21/11/2017).

Mereka menuntut upah layak dan mendesak Pemprov Jabar mencabut PP 78 yang dijadikan acuan dalam menentukan (UMK) 2018. Tidak hanya berorasi, para buruh juga membagikan selembaran tuntutan yang isinya terdapat enam poin.

Pertama, gubernur tidak menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat 2018, karena semua kabupaten/kota telah menetapkan upah minimum kabupaten/kota.

Keberadaan UMP sering disalahgunakan oleh oknum pengusaha yang ingin membayar buruhnya lebih murah. Mengingat ketentuan UU No. 13 Tahun 2003, bahwa UMP ditetapkan dalam hal di dalam satu eilatah provinsi terdapat kabupaten/kota yang belum menetapkan UMK.

Kedua, Gubernur Jawa Barat menetapkan Upah Padat Karya khusus garmen 2018 seperti yang dikeluarkan pada Bulan Juli 2017, karena hal ini sangat menyakiti dan mendzalimi buruh garmen yang sudah menhikuti UMK dan pada akhirnya harus dipotong gajinya dalam rangka penyesuaian Upah Padat Karya yang diterbitkan SK gubernur.

Ketiga, melaksanakan amanat UU Nomor 13 Tahun 2003 dengan menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) sesuai rekomendasi bupati/wali kota yang dihitung berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak di setiap kabupaten/kota.

Keempat, melaksanakan amanat UU Nomor 13 Tahun 2003 dengan menetapkan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) sesuai rekomendasi bupati/wali kota yang disepakati oleh Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha, sesuai ketentuan UU Nomor 13 Tahun 2003.

Kelima, mengabaikan Surat Edaran Menteri Tenaga Kena Nomor B337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017, tertanggal 13 Oktober 2017, perihal penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017, karena bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, dan kewenangan Gubernur untuk menetapkan Upah Minimum telah diatur tersendiri.

Keenam, melibatkan perwakilan Aliansi Buruh Jabar di Lembaga Hubungan Industrial Provinsi Jawa Barat, karena dalam penetapan perwakilan Serikat Pekerja tidak malalui verifikasi keanggotaan yang benar dan obyektif seperti yang diatur oleh undang-undang yang berlaku.

Buruh yang melakukan unjuk rasa di dua titik yakni Gedung Sate dan Gedung DPRD Jabar diperkirakan mencapai 5.000 orang. Massa aksi buruh ini berasal dari berbagai organisasi serikat pekerja di Jawa Barat.

Mereka mulai memadati area Jalan Diponegoro di depan Gedung Sate sejak pukul 10.00 WIB tadi.
(rhs)
Berita Terkait
Dapat Dukungan Nyapres,...
Dapat Dukungan Nyapres, Ganjar Ajak KSPSI Bahas Agenda Perburuhan
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
Jumhur Hidayat Janji...
Jumhur Hidayat Janji Peraturan Perburuhan Dirombak jika Anies-Muhaimin Menang Pilpres
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
7 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
8 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
9 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
9 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
9 jam yang lalu
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved