Pemkab Karawang Bangun Pintu Air untuk Atasi Banjir

Kamis, 16 November 2017 - 17:16 WIB
Pemkab Karawang Bangun...
Pemkab Karawang Bangun Pintu Air untuk Atasi Banjir
A A A
KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan membangun pintu air untuk mengatasi banjir yang setiap tahun menimpa Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Pintu air akan dibangun di Desa Parungsari dengan biaya sebesar Rp18 miliar.

Pembangunan pintu air tersebut berdasarkan rekomendasi dari peneliti ITB yang sempat melakukan penelitian atas kontur tanah Desa Karangligar yang mengalami penurunan 2 meter selama 30 tahun sehingga menjadi daerah banjir saat musim hujan.

"Kita mengikuti rekomendasi dari peneliti ITB yang memberikan kita tiga opsi untuk mengatasi banjir di Desa Karangligar yaitu relokasi warga, menjadikan ruang terbuka hijau dan pembangunan pintu air. Kita memilih opsi ketiga yaitu membangun pintu air dengan konsekuensi menyiapkan anggaran pembangunannya." kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Banuara Nadeak, Kamis (16/11/2017).

Banuara mengatakan hasil dari penelitian ITB itu mengungkapkan telah terjadi penurunan permukaan tanah secara perlahan di Desa Karangligar hingga 2 meter.

Akibat penurunan itu daerah tersebut menjadi daerah langganan banjir yang paling parah di Kabupaten Karawang. "Daerah ini kan diapit oleh Sungai Cibeet dari Bogor dan Sungai Citarum dari Bandung dan menjadi titik pertemuan kedua sungai. Saat terjadi hujan besar air sungai tumpah ke Desa Karangligar," katanya.

Dengan adanya hasil penelitian ITB ini menjawab pertanyaan masyarakat sekitar kenapa daerah ini menjadi langganan banjir.

Awalnya masyarakat Karangligar mengira jika banjir yang kerap meremdam desa mereka akibat aktifitas pengeboran yang dilakukan Pertamina, sehingga permukaan tanah mengalami penurunan. "Tahun depan kita harapkan tidak lagi terjadi banjir di Desa ini setelah kita membangun pintu air," pungkasnya.

Pada saat musim hujan Desa Karangligar selalu mengalami banjir yang cukup parah hingga mencapai atap rumah. Bahkan banjir bisa terjadi pada saat Karawang tidak terjadi hujan akibat banjir kiriman dari Bogor dan Bandung. Warga di sana sudah terbiasa bolak balik mengungsi karena setelah air surut kemudian mendadak banjir.
(nag)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
15 menit yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
1 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
1 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
1 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved