Ratusan Pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi Mogok Berjualan

Senin, 13 November 2017 - 11:46 WIB
Ratusan Pedagang di...
Ratusan Pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi Mogok Berjualan
A A A
TANGERANG - Ratusan pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, melakukan aksi unjuk rasa dan mogok berdagang. Hal ini menyusul kebijakan dari pengelola pasar yang dianggap sangat tidak menguntungkan pedagang.

Luster P Siregar selaku Ketua Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi mengatakan, kebijakan yang mereka tolak adalah paksaan ke pedagang untuk membuat kontrak sewa baru tahun 2021 hingga 2026. “Padahal kontrak lama masih berjalan hingga 2021 atau empat tahun lagi ke depan,” ujarnya dalam keterangan persnya, Senin (13/11/2017).

Menurut dia, apabila pedagang tak mau membuat kontrak baru maka akan mendapat sanksi atau lapaknya dipindahkan ke pendatang baru oleh pengelola. Hal itu tentu akan sangat merugikan bagi para pedagang.

Hari ini, kata dia, ada sebanyak 700 lebih pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang yang berunjuk rasa untuk menolak keputusan dan kebijakan pengelola pasar itu. Terdapat sejumlah poin permasalahan yang membuat resah para pedagang. Di antaranya, pihak pengelola pasar memberlakukan aturan baru, yaitu distribusi sebesar Rp100 per kilogram setiap sayur mayur dan buah yang masuk ke Pasar Induk.

“Mereka (pengelola) juga melakukan pungutan ke pedagang dengan berbagai dalih, dan nilainya sangat memberatkan,” kata Luster.

Tak hanya itu, situasi pengangkutan atau transportasi di dalam maupun luar Pasar, semrawut sehingga memacetkan lalu lintas. “Parahnya, pengelola melarang para pedagang membentuk organisasi, paguyupan atau perkumpulan,” ungkap Luster.

Para pedagang juga mempertanyakan status tanah dan izin pengelolaan pasar yang dinilai tidak jelas. “Kami ingin setiap membuat aturan atau suatu ketentuan baru di pasar, harus melalui musyawarah dengan para pedagang,” tukas dia.
(thm)
Berita Terkait
Puluhan Pedagang Emas...
Puluhan Pedagang Emas Pasar Anyar Tangerang Mendaftar untuk Relokasi
Minta Sumbangan Atas...
Minta Sumbangan Atas Nama Yatim Piatu, Pria Mabuk Pukuli Pedagang
Bentrok Ormas Pecah...
Bentrok Ormas Pecah di Ciledug, Warga dan Pedagang Ketakutan
Pedagang Pasar Induk...
Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Adukan Nasib ke DPRD Kota Tangerang
2 Pedagang di Tangerang...
2 Pedagang di Tangerang Duel, Kapolsek: Itu Selisih Paham, Bacok-bacokan Saja
Viral! Pedagang Mainan...
Viral! Pedagang Mainan Diduga Lecehkan Bocah SD di Tangerang
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
2 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved