KSPI Sesalkan Larangan Longmarch Buruh Menuju Jakarta
Jum'at, 10 November 2017 - 09:10 WIB
KSPI Sesalkan Larangan Longmarch Buruh Menuju Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada sejumlah buruh yang akan ikut aksi di Jakarta dihalang-halangi oleh aparat kepolisian. Akibatnya, hingga saat ini peserta longmarch yang berasal dari Tangerang, Serang, dan Cilegon tertahan di Kantor KC FSPMI Tangerang.
Dia juga mengatakan, tidak hanya di Tangerang juga Bekasi yang dihambat dan terancam tidak bisa melanjutkan ke Jakarta. Maka itu, dia menyayangkan sikap aparat keamanan yang menghalang-halangi longmarch buruh menuju Jakarta.
Karena, kata dia, pihakya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian. Sehingga larangan longmarch buruh merupakan bentuk pengekangan terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat.
"Mengapa ada orang jalan kaki dilarang? Kami mengecam keras sikap aparat keamanan yang melarang kaum buruh untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya," kata Said di Jakarta, Jumat (10/11/2017).
Dia mengatakan, peserta longmarch itu akan bergabung dengan puluhan ribu buruh yang bakal melakukan aksi di Balai Kota DKI Jakarta dan Istana Negara. Larangan ini, menurut Said Iqbal, sebagai bentuk kepanikan para pengusaha hitam terhadap perjuangan buruh yang terus konsisten menuntut agar PP 78/2015 dan mengkampanyekan naik upah +50 dollar (minimal 500 ribu).
Said Iqbal menambahkan, tidak hanya melarang longmarch, para pendukung pengusaha hitam juga meng-hack website yang dikelola oleh buruh FSPMI-KSPI.
"Diduga ini adalah kerjaan pendukung upah murah dan pengusaha hitam yang anti terhadap kritik," kata Said Iqbal. Walaupun saat ini, kata dia, website tersebut sudah bisa diakses kembali.
"Kaum buruh tidak akan menyerah terhadap berbagai ancaman. Kami sudah solid dan terkonsolidasi untuk melakukan aksi besar-besaran puluhan ribu buruh hari ini," katanya.
Dia juga mengatakan, tidak hanya di Tangerang juga Bekasi yang dihambat dan terancam tidak bisa melanjutkan ke Jakarta. Maka itu, dia menyayangkan sikap aparat keamanan yang menghalang-halangi longmarch buruh menuju Jakarta.
Karena, kata dia, pihakya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian. Sehingga larangan longmarch buruh merupakan bentuk pengekangan terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat.
"Mengapa ada orang jalan kaki dilarang? Kami mengecam keras sikap aparat keamanan yang melarang kaum buruh untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya," kata Said di Jakarta, Jumat (10/11/2017).
Dia mengatakan, peserta longmarch itu akan bergabung dengan puluhan ribu buruh yang bakal melakukan aksi di Balai Kota DKI Jakarta dan Istana Negara. Larangan ini, menurut Said Iqbal, sebagai bentuk kepanikan para pengusaha hitam terhadap perjuangan buruh yang terus konsisten menuntut agar PP 78/2015 dan mengkampanyekan naik upah +50 dollar (minimal 500 ribu).
Said Iqbal menambahkan, tidak hanya melarang longmarch, para pendukung pengusaha hitam juga meng-hack website yang dikelola oleh buruh FSPMI-KSPI.
"Diduga ini adalah kerjaan pendukung upah murah dan pengusaha hitam yang anti terhadap kritik," kata Said Iqbal. Walaupun saat ini, kata dia, website tersebut sudah bisa diakses kembali.
"Kaum buruh tidak akan menyerah terhadap berbagai ancaman. Kami sudah solid dan terkonsolidasi untuk melakukan aksi besar-besaran puluhan ribu buruh hari ini," katanya.
(mhd)