Tak Setor Uang Parkir, Iqbal Dipukuli Sampai Tewas

Rabu, 01 November 2017 - 09:13 WIB
Tak Setor Uang Parkir,...
Tak Setor Uang Parkir, Iqbal Dipukuli Sampai Tewas
A A A
SUBANG - Iqbal Mulana (22), juru parkir di sebuah bank swasta di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, tewas setelah dianiaya oleh tersangka Wan Hadi Permana alias Wawan (46), hanya gara-gara tak setor uang parkir ke pelaku.

Peristiwa penganiayaan berat yang menyebabkan korban Iqbal tewas itu terungkap setelah Unit Reskrim Polsek Pamanukan dan Polres Subang melakukan pendalaman atas kematian korban. Awalnya, Iqbal ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di teras rumah salah seorang warga di Dusun Mekarsari RT 001/001, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang pada Senin 29 Oktober 2017, malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Tubuh korban penuh luka lebam. wajah, dan hidung Iqbal mengeluarkan darah. Bahkan di leher korban terdapat luka lebam bekas jeratan. Warga yang menemukan Iqbal tak sadarkan diri lantas membawa korban ke Puskesmas Pamanukan. Namun saat di puskesmas, Iqbal dinyatakan telah meninggal dunia.

Pihak keluarga yang merasa curiga dengan penyebab kematian korban lantas melapor ke Polres Subang. Anggota Satreskrim Polres Subang kemudian datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), visum et repertum jenazah, dan keterangan sejumlah saksi, korban Iqbal tewas diduga kuat korban pembunuhan.

Kemudian tim gabungan dari Polsek Pamanukan dan Tim Buser Satreskrim Polres Subang, menangkap Wan Hadi Permana alias Wawan (46) warga Dusun Mekarsari RT 01/01, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, di rumahnya tanpa perlawanan pada Selasa 31 Oktober 2017 sekitar pukul 00.00 WIB. "Kepada polisi, tersangka Wan Hadi mengaku menganiaya korban Iqbal," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (1/11/2017).

Wan Hadi, ujar Yusri, mengaku kesal karena korban tidak memberi setoran dan selalu berbohong kepada pelaku yang merupakan juru parkir senior. Penganiayaan berat yang menyebabkan Iqbal tewas dilakukan pelaku saat korban sedang tertidur di ayunan di dekat rumahnya. Pelaku Wan Hadi membangunkan korban tetapi korban tidak bangun. Lalu pelaku mengangkat dan membanting tubuh korban ke lantai. Bahkan kepala korban terbentur ke lantai dan lehernya terjerat tali ayunan. Tak puas, pelaku kemudian memukul leher korban menggunakan sebilah bambu.

"Setelah itu, korban tidak bergerak. Pelaku pun meninggalkan korban. Namun tak lama kemudian Wan Hadi kembali untuk melihat kondisi korban. Namun korban masih tidak sadarkan diri. Pelaku mulai resah dan bingung, sehingga minta tolong ke tetangga untuk membawa korban ke puskesmas. Wan Hadi berdalih bahwa korban bunuh diri. Warga lalu membawa korban Iqbal ke puskesmas, tetapi Wan Hadi tidak ikut," ujar Yusri.

Saat ini pelaku Wan Hadi telah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga amankan satu ayunan tambang, sebilah bambu yang digunakan pelaku untuk memukul korban, dan sendal milik pelaku yang terdapat bercak darah.
(wib)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved