Lembaga Survei Puji Golkar Usung Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien

Kamis, 26 Oktober 2017 - 23:27 WIB
Lembaga Survei Puji...
Lembaga Survei Puji Golkar Usung Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien
A A A
BANDUNG - Berbeda dengan penilaian para pakar, lembaga survei justru memuji langkah Golkar yang berencana mengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat 2018. Sebab, sampai saat ini elektabilitas Ridwan Kamil belum tergoyahkan.

Direktur Poltracking Indonesia Hanta Yuda menilai, keputusan Golkar tersebut tepat dan rasional. Sebab, setiap partai pasti akan mempertimbangkan elektabilitas sebelum menentukan calon kepala daerah yang akan diusungnya.

"Selama ini, tren survei Ridwan Kamil selalu tertinggi. Jadi, mengusung Ridwan Kamil sudah rasional dan tepat. Partai Golkar telah memperhitungkan kemenangan, tidak mungin mencalonkan kalau malah menjadi kalah," katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (26/10/2017).

Dia pun yakin, pemilihan Ridwan Kamil oleh Golkar sudah sesuai dengan platform partai, aksebilitas, dan sebagainya. Golkar pun diyakini mempertimbangkan parameter prestasi, penerimaan publik, hingga harapan masyarakat.
"Sudah menjadi lazim bagi partai kalau putusan akhir ada di DPP. Tidak jarang memang terjadi perbedaan dengan aspirasi daerah," katanya.

Meskipun Golkar memiliki bakal cagub Jabar lainnya, yakni Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi, namun pihaknya yakin tak akan muncul gejolak berarti di partai berlambang pohon beringin itu. Selain memiliki struktur partai yang solid, kata Hanta, Golkar sudah teruji dalam mengatasi persoalan internal.

"Soal Pak Dedi Mulyadi, ini hal biasa, perbedaan yang bisa diselesaikan. Soalnya kalau memaksakan mengusung seseorang yang kemungkinan menangnya kecil, Golkar akan berpikir ulang. Golkar memiliki langkah berikut di Pileg dan Pilpres 2019," bebernya.

Terkait pendamping Ridwan Kamil, lanjut Hanta, persoalan tersebut bisa diselesaikan melalui komunikasi Golkar dengan partai yang sudah lebih dulu berkoalisi, yakni Nasdem, PKB, dan PPP. Selanjutnya, Ridwan Kamil dipersilakan memilih figur yang sesuai dan memiliki kedekatan emosional.

"Namun, di koalisi ini Golkar yang punya kursi lebih besar, lazimnya memang punya kans posisi cawagub, tentu bagusnya harus melewati survei. Cawagub akan tergantung pada Ridwan Kamil, tinggal positioning saja mau dimana dan siapa," jelasnya.

Saat disebut nama Daniel Muttaqien Syafiuddin, Hanta menyebut, kemunculan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini akan mengubah koalisi. PPP yang kini mengunci kursi cawagub, kemungkinan besar akan tergeser. "Pasangan calon itu harus melengkapi. Secara kekuatan partai, Golkar punya peluang memasukan kader," tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Usung Dedi Mulyadi di...
Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024, Golkar Siapkan Beberapa Nama Kandidat Wakil Gubernur
Golkar Tunggu Hasil...
Golkar Tunggu Hasil Evaluasi Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta atau Jabar
Beri Sinyal RK Maju...
Beri Sinyal RK Maju di Jakarta, Golkar Dukung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar 2024
Jusuf Hamka Siap Dampingi...
Jusuf Hamka Siap Dampingi Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
Pilgub Jakarta atau...
Pilgub Jakarta atau Jabar? Golkar Putuskan Nasib Pencalonan Ridwan Kamil Juli 2024
DPP Partai Perindo Silaturahmi...
DPP Partai Perindo Silaturahmi ke Dedi Mulyadi, Diskusi Potensi Jawa Barat
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Dosen UGM: Lembaga Keadilan...
Dosen UGM: Lembaga Keadilan Cenderung Digunakan Melegitimasi Kekuasaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved