Hindari Macet, Bus Transjakarta Siapkan Rute Baru
Senin, 23 Oktober 2017 - 00:27 WIB
Hindari Macet, Bus Transjakarta Siapkan Rute Baru
A
A
A
PT Transjakarta akan mengalihkan 6 rute bus Transjakarta untuk menghindari kemacetan akibat proyek jalan yang bersinggungan dengan rute bus Transjakarta. Pengalihan rute baru ini akan dilakukan pada jam-jam sibuk, yakni pada jam berangkat dan pulang kantor.
Direktur Utama PT TransJakarta, Budi Kaliwono memaparkan, nantinya 6 rute bus Transjakarta akan dialihkan untuk menghindari kemacetan akibat pembangunan jalanan. Modifikasi terhadap pembangunan dilakukan, melalui layanan Ekspres dan layanan lintas.
Bus dengan layanan ekspres akan melintas di jalan tol menghindari area proyek infrastruktur. Sementara bus dengan layanan lintas akan menggunakan jalur koridor lain yang masih steril untuk menghindari area macet di proyek infrastruktur.
Seperti layanan di bus rute Monas - Ragunan. Bus tersebut akan langsung ke Stadion Bung Karno dan masuk ke Koridor 13 yang merupakan jalan layang. "Nah kalau kena macet di koridor itu, bisa sampai 3 jam," tutur Budi, Minggu (22/10/2017).
Sebelumnya, inovasi ini dilakukan setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno meminta agar TransJakarta melakukan inovasi menghindari macet. Hal ini mengingat kemacetan parah membuat waktu tempuh transJakarta menjadi lama.
Direktur Utama PT TransJakarta, Budi Kaliwono memaparkan, nantinya 6 rute bus Transjakarta akan dialihkan untuk menghindari kemacetan akibat pembangunan jalanan. Modifikasi terhadap pembangunan dilakukan, melalui layanan Ekspres dan layanan lintas.
Bus dengan layanan ekspres akan melintas di jalan tol menghindari area proyek infrastruktur. Sementara bus dengan layanan lintas akan menggunakan jalur koridor lain yang masih steril untuk menghindari area macet di proyek infrastruktur.
Seperti layanan di bus rute Monas - Ragunan. Bus tersebut akan langsung ke Stadion Bung Karno dan masuk ke Koridor 13 yang merupakan jalan layang. "Nah kalau kena macet di koridor itu, bisa sampai 3 jam," tutur Budi, Minggu (22/10/2017).
Sebelumnya, inovasi ini dilakukan setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno meminta agar TransJakarta melakukan inovasi menghindari macet. Hal ini mengingat kemacetan parah membuat waktu tempuh transJakarta menjadi lama.
(ysw)