Begini Cara Anies Bujuk Pemilik Lahan untuk Lancarkan Proyek MRT

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:10 WIB
Begini Cara Anies Bujuk...
Begini Cara Anies Bujuk Pemilik Lahan untuk Lancarkan Proyek MRT
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakilnya Sandiaga Salahuddin Uno meninjau proyek angkutan cepat terpadu atau mass rapid transit (MRT) di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017).

Dalam kesempatan ini Gubernur dan Wakil Gubernur melihat titik permasalahan yang membuat proyek MRT terhambat. "Saya meninjau lokasi yang kemarin-kemarin dilaporkan sebagai lokasi bermasalah," ujar Anies.

Anies menjelaskan, terhambatnya proyek MRT tersebut dikarenakan beberapa rumah yang enggan membebaskan lahan milik mereka. "Konstruksi di tempat ini tidak bisa dituntaskan akibat ada empat rumah yang tidak mau melepas," tandasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu saat ini sudah melihat dan mempertimbangkan permasalahan tersebut. Menurutnya, semua sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. "Kami tadi sudah lihat dan kami sudah pelajari landasan hukumnya. Bahwa sudah ada keputusan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) bulan Juli 2017, dan sudah ditentukan semua rumah di sekitar sini, warung, ruko, sudah menerima," jelasnya.

Namun begitu, Anies menyayangkan sikap dari sekelompok orang yang masih enggan melepaskan tanahnya untuk kepentingan nasional tersebut. "Tetapi hanya empat (yang tidak mau menyerahkan). Oleh karena itu tadi kami instruksikan pada wali kota supaya membebaskan lahan ini segera, dan pastikan proyek ini tidak berhenti. Kita harus melihat kepentingan nasional," tegasnya.

Pantauan SINDOnews, saat tiba di proyek MRT, Anies-Sandi didampingi Wali Kota Jakarta Selatan langsung naik melihat perkembangan proyek. Seusai meninjau proyek MRT, Anies didatangi pemilik salah satu toko bernama Mahesa yang menanyakan soal ganti rugi.

Setelah diberikan penjelasan oleh Anies, pemilik toko tersebut langsung menyetujui lahan parkir tokonya dibongkar untuk digunakan sebagai lokasi menanam tiang pancang MRT. Anies dan Mahesa pun bersalaman serta memukulkan palu godam sebagai simbol pembongkaran lahan parkir itu.

"Tadi kita bicara dan kita sampaikan bahwa ini untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok, individu dan bisnis. Ini betul betul untuk kepentingan nasional. Tadi saya jelaskan, dan akhirnya yang tadinya tidak mengizinkan dan sekarang diizinkan," tuturnya.

Anies berharap tidak ada pihak yang menghambat pembangunan untuk kepentingan nasional. Anies tidak menggunakan pendekatan “uang” dalam menyakinkan warga untuk mau melepas lahannya.

“Saya rasa, lagi-lagi kita perlu meyakinkan pada seluruh warga bahwa kita membangun untuk kepentingan nasional. Sering kali kita bicaranya uang, dan tadi saya tidak bicara uang sama dia (warga)," tutup Anies.
(thm)
Berita Terkait
Berangkat Kerja Naik...
Berangkat Kerja Naik MRT, Anies Diminta Setiap Hari Gunakan Moda Transportasi
Anies Kunjungi Pembangunan...
Anies Kunjungi Pembangunan Kampung Akuarium, Warganet Sebut Jakarta Semakin Rapi
Pembangunan Kampung...
Pembangunan Kampung Akuarium, Warga Nilai Bukti Anies Tepati Janji
Anies: Simpang Temu...
Anies: Simpang Temu CSW Buat Penumpang Koridor 13 Berpindah Lebih Cepat dan Mudah
Survei IPO: Anies Baswedan...
Survei IPO: Anies Baswedan Kepala Daerah Paling Responsif Tangani Covid-19
Anies Bersyukur Jakarta...
Anies Bersyukur Jakarta Jadi Provinsi Paling Demokratis se-Indonesia
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
32 menit yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
57 menit yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
1 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
1 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
1 jam yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved