Atasi Macet, Wali Kota Tangerang Ingin Sinergi dengan Anies-Sandi
Senin, 16 Oktober 2017 - 22:29 WIB
Atasi Macet, Wali Kota Tangerang Ingin Sinergi dengan Anies-Sandi
A
A
A
TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno bisa bersinergi mengatasi kemacetan di Kota Tangerang.
Seperti diketahui, sinergisitas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Pemprov DKI Jakarta telah terbangun sejak lama, dan hubungan keduanya cukup baik.
"Kota Tangerang merupakan daerah lintasan dan banyak penduduknya bekerja di Jakarta. Saya harap sinergisitas yang sudah terbangun bisa lebih ditingkatkan," kata Arief, Senin (16/10/2017).
Beberapa sinergi yang telah dibangun antara lain penanganan masalah banjir, kemacetan, serta pengentasan masalah pengangguran yang semakin banyak.
"Kami sudah melakukan pertemuan awal dengan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Dia menyampaikan beberapa masalah krusial yang perlu ditangani bersama," jelasnya.
Dari hasil komunikasi itu, Arief mengaku mendapat respon yang positif. Dan dikatakan Anies, pihaknya siap bersinergi melaksanakan pembangunan di daerah.
"Sinergi yang terjalin selama ini adalah penanganan macet dan beroperasinya bus Trans Jabodetabek, revitalisasi kali Mookervart, serta pengerukan kali dan sungai di daerah perbatasan," ungkapnya.
Begitu juga dengan urusan administrasi, dia berharap tak ada lagi sekat. Sebab penanganan persoalan daerah dibutuhkan sinergi secara bersama-sama.
"Kami ingin berkolaborasi dengan segenap unsur yang ada, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta. Seperti adanya penambahan jalur bus Trans Jakarta Koridor 13 hingga Ciledug, dan Poris Plawad," katanya.
Seperti diketahui, sinergisitas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Pemprov DKI Jakarta telah terbangun sejak lama, dan hubungan keduanya cukup baik.
"Kota Tangerang merupakan daerah lintasan dan banyak penduduknya bekerja di Jakarta. Saya harap sinergisitas yang sudah terbangun bisa lebih ditingkatkan," kata Arief, Senin (16/10/2017).
Beberapa sinergi yang telah dibangun antara lain penanganan masalah banjir, kemacetan, serta pengentasan masalah pengangguran yang semakin banyak.
"Kami sudah melakukan pertemuan awal dengan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Dia menyampaikan beberapa masalah krusial yang perlu ditangani bersama," jelasnya.
Dari hasil komunikasi itu, Arief mengaku mendapat respon yang positif. Dan dikatakan Anies, pihaknya siap bersinergi melaksanakan pembangunan di daerah.
"Sinergi yang terjalin selama ini adalah penanganan macet dan beroperasinya bus Trans Jabodetabek, revitalisasi kali Mookervart, serta pengerukan kali dan sungai di daerah perbatasan," ungkapnya.
Begitu juga dengan urusan administrasi, dia berharap tak ada lagi sekat. Sebab penanganan persoalan daerah dibutuhkan sinergi secara bersama-sama.
"Kami ingin berkolaborasi dengan segenap unsur yang ada, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta. Seperti adanya penambahan jalur bus Trans Jakarta Koridor 13 hingga Ciledug, dan Poris Plawad," katanya.
(ysw)