Adik Prabowo: Anies-Sandi Harus Pro Warga Jakarta, Bukan Pemerintah Pusat
Senin, 16 Oktober 2017 - 19:39 WIB
Adik Prabowo: Anies-Sandi Harus Pro Warga Jakarta, Bukan Pemerintah Pusat
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menilai masalah reklamasi teluk Jakarta merupakan tantangan yang harus segera diselesaikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai pemimpin baru DKI Jakarta.
Menurutnya, pemerintah pusat mempunyai haluan dan pemikiran sendiri mengenai masalah reklamasi tersebut. "Belum tentu sesuai dengan program Pak Anies dan Pak Sandi, terutama berlangsungnya reklamasi," ujar Hasyim di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/10/2017).
Adik dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ini mengaku sekarang tantangan ada di tangan Anies-Sandi, apakah akan mengikuti solusi yang ditawarkan pemerintah pusat atau tidak.
Saat ini, kata dia, hal terpenting dari pasangan Anies-Sandi adalah harus memenuhi janji mereka kepada rakyat Jakarta. "Yang penting mereka penuhi janji mereka pada rakyat jakarta, yang pilih mereka adalah rakyat jakarta bukan pemerintah pusat, ini harus disesuaikan. Pemerintah pusat juga harus menyadari bahwa rakyat jakarta punya sikap sendiri," pungkasnya.
Menurutnya, pemerintah pusat mempunyai haluan dan pemikiran sendiri mengenai masalah reklamasi tersebut. "Belum tentu sesuai dengan program Pak Anies dan Pak Sandi, terutama berlangsungnya reklamasi," ujar Hasyim di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/10/2017).
Adik dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ini mengaku sekarang tantangan ada di tangan Anies-Sandi, apakah akan mengikuti solusi yang ditawarkan pemerintah pusat atau tidak.
Saat ini, kata dia, hal terpenting dari pasangan Anies-Sandi adalah harus memenuhi janji mereka kepada rakyat Jakarta. "Yang penting mereka penuhi janji mereka pada rakyat jakarta, yang pilih mereka adalah rakyat jakarta bukan pemerintah pusat, ini harus disesuaikan. Pemerintah pusat juga harus menyadari bahwa rakyat jakarta punya sikap sendiri," pungkasnya.
(thm)