Selama Ada Narkoba, BNN Akan Razia Tempat Hiburan Malam Jakarta

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 07:20 WIB
Selama Ada Narkoba,...
Selama Ada Narkoba, BNN Akan Razia Tempat Hiburan Malam Jakarta
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) DKI Jakarta akan terus menggelar razia di tempat hiburan malam. Pasalnya, tempat hiburan malam kerap dijadikan pengguna narkoba untuk mengonsumsi barang haram seperti ekstasi dan sabu.

Kabid Pemberantasan BNN DKI Jakarta Maria Sorlury mengatakan, perang terhadap narkoba harus dilakukan, tidak hanya oleh aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, melainkan pemilik hiburan.
"Jadi gimana BNN mau berhenti menindak, kalau misalnya yang di tes urine positif mengonsumsi narkoba saja masih tinggi," kata Maria saat menjawab keluhan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Aspija) di Dinas Pariwisata DKI Jakarta pada Jumat, 13 Oktober 2017 kemarin.

Maria mengungkapkan, mereka yang mengonsumsi narkoba kebanyakan merupakan pengunjung. Adapun barang haram yang kerap digunakan pengunjung tempat hiburan malam ialah sabu dan ekstasi. Bahkan ketika menggelar razia dan melakukan tes urine, BNN mendapati 75% yang di tes positif menggunakan narkoba.

Kondisi ini ‎menjadikan bahaya narkoba di Indonesia semakin besar. Ultimatum kepada pemilik hiburan pun dilontarkan BNN agar pemilik dapat tertib serta mengawasi peredaran dan konsumsi narkoba.

Meski demikian, Maria menegaskan tak semua tes urine narkoba selalu positif. Beberapa di antara tempat bahkan secara terbuka membiarkan petugasnya untuk melakukan tes urine. Hasilnya dari tes tersebut tidak ada satupun pengunjung maupun karyawan positif akan narkoba.

"Artinya tidak semua pengguna hiburan malam mengonsumsi narkoba. Ada beberapa tempat sekalipun sedikit tapi ketika kami lakukan tes urine, tidak ditemukan yang positif," tuturnya.

Maria menerangkan wilayah Jakarta Barat merupakan daerah yang paling banyak terdapat narkobanya. Perputaran narkoba diduga kuat digerakan oleh para karyawan tempat hiburan.

Dia pun mencontohkan saat melakukan razia di salah satu tempat hiburan malam, di sana karyawan hiburan menaruh barang bukti narkoba di kotak P3K sehingga tersamar seperti obat warung dan dokter.

"Setelah diperiksa di laboratorium, ternyata mengandung ekstasi," ucapnya. Belum lagi persoalan dengan manajeman. Beberapa tempat hiburan malam di antaranya terkesan enggan terbuka dan menutup diri. Bahkan manajer yang bertugas kemudian kabur dan engan mendamping saat petugas melakukan razia.
(whb)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
55 menit yang lalu
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
1 jam yang lalu
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
8 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
10 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
10 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung...
Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gratis Selama Tiga Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved