Perum PNRI Lokananta Pamerkan Arsip Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Jum'at, 13 Oktober 2017 - 08:26 WIB
Perum PNRI Lokananta...
Perum PNRI Lokananta Pamerkan Arsip Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
A A A
SOLO - Arsip lagu kebangsaan Indonesia Raya dipamerkan Perum PNRI Lokananta, Solo, Jawa Tengah. Sejumlah dokumen terkait perekaman dipamerkan kepada publik.

Kepala Cabang Perum PNRI Lokananta Miftah C Zubir mengatakan, pameran ditujukan kepada semua lapisan masyarakat agar pengetahuan mengenai sejarah lagu Indonesia Raya lebih tersebar.

"Setelah kami tanya ke masyarakat, banyak di antaranya yang belum tahu mengenai hal-hal di balik lagu Indonesia Raya," kata Miftah Zubir seusai pembukaan pameran Arsip Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di Lokananta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/10/2017).

Pihaknya berharap masyarakat berduyun-duyun datang untuk menyaksikan pameran, sekaligus membangkitkan memori kolektif terhadap sejarah. Pameran terselenggara berkat kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kegiatan ini merupakan rangkaian sosialisasi lagu Indonesia Raya. "Kami juga sudah melakukan perekaman lagu Indonesia Raya resmi yang ketiga pada Mei lalu," ujarnya.

Rekaman resmi Indonesia Raya versi tiga stanza akan diluncurkan di Jakarta 28 Oktober mendatang. Rekaman dibuat lima versi, yakni simphoni, harmoni, fanfare, unisono, dan piano. "Setiap versi kami rekam dalam format satu stanza maupun tiga stanza. Selama ini masyarakat masih kesulitan menemukan versi tiga stanza."

Perekaman lagu Indonesia Raya dilakukan oleh putra putri terbaik bangsa yang tergabung dalam Orkestra Gita Bahana Nusantara di bawah binaan Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud. Bertindak sebagai konduktor adalah Sapta Swara yang merupakan putra komponis Kusbini, dan Purwacaraka sebagai Ketua tim sound engineer. Rekam ulang tiga stanza menggunakan versi Josef Kleber yang dibuat sekitar tahun 1950.

Koordinator pameran, Danang Rusdiyanto mengatakan, terdapat sekitar 20 koleksi, termasuk buku dan potongan artikel media cetak. Pihaknya ingin mengajak pengunjung memahami cerita di balik Indonesia Raya yang belum banyak terpublikasi.

Devita, salah satu mahasiswa pengunjung pameran mengaku baru mengetahui lagu Indonesia Raya sebenarnya panjang. "Sejak sekolah, yang didengar hanya versi satu stanza saja," kata Devita.
(zik)
Berita Terkait
Sejarah Hari Santri,...
Sejarah Hari Santri, Resolusi Jihad dan Pertempuran 10 November
Penulisan Sejarah Nasional...
Penulisan Sejarah Nasional dan Integrasi Bangsa
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Cerita Jean Walters,...
Cerita Jean Walters, Molly Bondan, dan J Edgar: 3 Perempuan Australia Pendukung Kemerdekaan RI
Keindahan Masjid Cheng...
Keindahan Masjid Cheng Ho, Mirip Pagoda Dengan Filosofi Ka’bah
Syiar : Sejarah Pesantren
Syiar : Sejarah Pesantren
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
4 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
5 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
5 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
7 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
7 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
8 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved