Nekat, Begal Ini Beraksi di Siang Bolong
Rabu, 11 Oktober 2017 - 01:07 WIB
Nekat, Begal Ini Beraksi di Siang Bolong
A
A
A
DEPOK - Warga Depok kembali dihantui kasus pencurian motor (curanmor). Pelakunya bahkan membawa senjata api dan menakuti korban. Seperti yang terjadi di kawasan Tapos Selasa siang (10/10/2017).
Peristiwa terjadi di area parkir SDN Sindangkarsa 1, Jalan Raya Pekapuran, Kecamatan Tapos, Depok. Pelakunya sempat melepaskan tembakan untuk menakuti korban. Untungnya tidak ada korban jiwa.
Joko, salah satu saksi mengatakan, pelaku melepaskan tembakan sebanyak dua kali. Kejadian itu bermula ketika Somad, penjaga sekolah tersebut sedang memarkirkan sepeda motornya di halaman sekolah. "Kejadiannya siang sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.
Korban saat itu meletakkan motor kemudian langsung didatangi pelaku. Pelaku berjumlah dua orang. "Motornya dirampas sama dua orang. Sama Somad diteriaki maling, kita kejar ramai-ramai. Tapi kita enggak berani karena salah satunya nembakin senjata dua kali ke udara," ungkapnya.
Pelaku nyaris terkepung tak jauh dari lokasi kejadian. Namun berhasil melarikan diri. "Sempat dikepung di pertigaan Gang Dengkol. Ada polisi yang ikut ngejar tapi mereka berhasil lolos," ceritanya.
Kapolsek Cimanggis Kompol Sunarto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan korban, pelaku berjumlah dua orang. "Mereka pakai helm jadi sulit untuk dikenali," katanya
Pelaku berhasil kabur membawa motor korban dengan meletuskan tembakan ke udara. Pelaku mengacungkan senjata ketika sudah dikerumuni massa. "Motor korban berhasil dibawa kabur tapi motor-motor pelaku tertinggal. Dan menurut hasil olah TKP kami, letusan tembakan hanya terjadi satu kali, bukan dua kali. Katanya ke udara. Peluru belum kita temukan karena mungkin terpental jauh," pungkasnya.
Peristiwa terjadi di area parkir SDN Sindangkarsa 1, Jalan Raya Pekapuran, Kecamatan Tapos, Depok. Pelakunya sempat melepaskan tembakan untuk menakuti korban. Untungnya tidak ada korban jiwa.
Joko, salah satu saksi mengatakan, pelaku melepaskan tembakan sebanyak dua kali. Kejadian itu bermula ketika Somad, penjaga sekolah tersebut sedang memarkirkan sepeda motornya di halaman sekolah. "Kejadiannya siang sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.
Korban saat itu meletakkan motor kemudian langsung didatangi pelaku. Pelaku berjumlah dua orang. "Motornya dirampas sama dua orang. Sama Somad diteriaki maling, kita kejar ramai-ramai. Tapi kita enggak berani karena salah satunya nembakin senjata dua kali ke udara," ungkapnya.
Pelaku nyaris terkepung tak jauh dari lokasi kejadian. Namun berhasil melarikan diri. "Sempat dikepung di pertigaan Gang Dengkol. Ada polisi yang ikut ngejar tapi mereka berhasil lolos," ceritanya.
Kapolsek Cimanggis Kompol Sunarto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan korban, pelaku berjumlah dua orang. "Mereka pakai helm jadi sulit untuk dikenali," katanya
Pelaku berhasil kabur membawa motor korban dengan meletuskan tembakan ke udara. Pelaku mengacungkan senjata ketika sudah dikerumuni massa. "Motor korban berhasil dibawa kabur tapi motor-motor pelaku tertinggal. Dan menurut hasil olah TKP kami, letusan tembakan hanya terjadi satu kali, bukan dua kali. Katanya ke udara. Peluru belum kita temukan karena mungkin terpental jauh," pungkasnya.
(rhs)