Wali Kota Solo Ancam Pecat ASN Terlibat Pungli

Rabu, 04 Oktober 2017 - 19:48 WIB
Wali Kota Solo Ancam...
Wali Kota Solo Ancam Pecat ASN Terlibat Pungli
A A A
SOLO - Pemkot Solo, Jawa tengah, akan menjatuhkan sanksi pemecatan apabila terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus pungutan liar (pungli). Alasannya, ASN telah mendapatkan peningkatan kesejahteraan setiap tahun, dan fasilitas yang memadai.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menegaskan, fasilitas bagi ASN dinilai lebih dari cukup. Selain peningkatan kesejahteraan setiap tahun, ASN juga mendapat kenaikan pangkat tanpa pungutan.

“Jadi Kalau sampai masih ada yang pungli, keterlaluan,” tandas Rudy saat Apel Bersama Membangun Komitmen Solo Anti Pungli di halaman Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/10/2017) kemarin.

Pada sisi lain, pejabat di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat diminta mengantisipasi diri dari pungli. Seperti yang dilakukan Wali Kota bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Achmad Purnomo, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Yulistianto yang menerapkan larangan bagi tamu membawa tas masuk ke ruangan. Tamu yang akan bertemu ketiga pejabat itu wajib menyimpan tas di loker yang telah disediakan.

“Mohon jangan sampai melakukan hal-hal yang bisa memalukan diri sampai anak cucu nanti,” tegasnya.
Guna meminimalisir praktik pungli, Pemkot telah memberlakukan sistem pembayaran secara elektronik, seperti e-retribusi, e-pajak dan e-parkir.

Dalam apel bersama yang menghadirkan para ASN dan instansi lainnya, sebagai bentuk komitmen memberantas pungli. Selama ini, berbagai slogan dan imbauan anti pungli telah disampaikan. Termasuk pembentukan tim sapu bersih (saber) pungli.

“Tapi saya menginginkan ada penegasan komitmen untuk meninggalkan praktik pungli,” ucapnya. Dengan demikian, masyarakat menjadi tahu bahwa Pemkot berkomitmen menolak pungli.

Ketua tim Saber Pungli Solo AKBP Andi Rifai mengatakan, pihaknya tengah menangani dua kasus dugaan pungli. Yakni dugaan pungli terhadap pedagang Pasar Klewer, dan pungli pengelolaan lahan parkir.

“Ini semua laporan dari masyarakat dan masih proses. Masih kami dalami semua,” tandas Andi Rifai singkat.
(rhs)
Berita Terkait
Satgas Saber Pungli...
Satgas Saber Pungli Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Pungutan Liar
Satgas Saber Pungli...
Satgas Saber Pungli Ancam Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar Sektor Pelayaran
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
KPK Periksa 45 Mantan...
KPK Periksa 45 Mantan Narapidana Terkait Pungli di Rumah Tahanan
Lebih dari 10 Orang...
Lebih dari 10 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pungli Rutan KPK
Wagub Emil Ajak Kepala...
Wagub Emil Ajak Kepala Daerah Tindak Tegas Pungli Siswa di SMA/SMK di Jatim
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
28 menit yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
1 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
7 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
8 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
9 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved