Nelayan Makassar Terima 1.375 Unit Konverter

Minggu, 01 Oktober 2017 - 13:48 WIB
Nelayan Makassar Terima...
Nelayan Makassar Terima 1.375 Unit Konverter
A A A
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto menerima secara simbolis paket konversi BBM ke LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil Makassar. Penyerahannya berlangsung di Anjungan City of Makassar, diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Sabtu (30/9/2017).

Bantuan yang bersumber dari Kementerian ESDM RI itu akan disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Perikanan Makassar (DP2) kepada nelayan kecil Makassar sebanyak 1.375 paket.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi nelayan kita. Memungkinkan nelayan melaut lebih jauh sehingga hasil tangkapannya pun lebih banyak yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan nelayan," kata Danny dalam keterangan resminya, Minggu (1/10/2017).

Data DP2 Makassar di tahun 2016 mencatat produksi tangkapan perikanan laut Makassar sebesar 12.731,4 ton yang dihasilkan oleh 11.497 nelayan. Selama ini, nelayan Makassar memanfaatkan 4.934 alat tangkap yang dioperasikan dengan armada sebanyak 1.349 unit.

Dari besaran potensi itu mampu menghasilkan nilai produksi sebesar Rp445 triliun. "Capaian itu memberikan gambaran Makassar masih bisa mengembangkan potensi perikanannya. Apalagi ditambah dengan bantuan konverter dari Kementerian ESDM," tambah Danny.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menyebutkan, di tahun 2017 ada 16.981 unit paket perdana konverter kit yang akan dibagikan di 26 kabupaten/kota se-Indonesia. "Dari jumlah itu, sebanyak 2.375 unit di Sulawesi Selatan yang disebar di Makassar sebesar 1.375 unit, Maros 425 unit, Jeneponto 371 unit, dan Soppeng 204 unit," kata Jonan.

Program konversi BBM ke LPG untuk nelayan bertujuan memberikan solusi penyedia energi alternatif yang ramah lingkungan dan sudah familiar bagi masyarakat. Tujuan lainnya yakni nelayan juga berkontribusi dalam upaya penyelamatan lingkungan dengan menekan emisi gas karbon monoksida atau gas buang.

Selain itu, pemanfaatan LPG juga dapat mengurangi kerusakan terumbu karang akibat ceceran minyak di laut yang berasal dari perahu nelayan. Hal terpenting dari pengalihan BBM ke LPG ini yakni dapat membantu mengelola ekonomi masyarakat nelayan agar lebih sejahtera.

"Nelayan bisa menghemat biaya produksi dari Rp30 ribu hingga Rp50 ribu dengan beralih ke LPG," pungkas Jonan.
(zik)
Berita Terkait
Sempat Hilang Dihantam...
Sempat Hilang Dihantam Badai, 2 Nelayan di Luwu Timur Ditemukan
Judas Amir Serahkan...
Judas Amir Serahkan Bantuan Alat Tangkap Ikan ke Nelayan
Nelayan Luwu Hilang...
Nelayan Luwu Hilang Misterius di Perairan Ponrang, Basarnas Turun Tangan
Cuaca Buruk, Nelayan...
Cuaca Buruk, Nelayan di Makassar Diimbau Tak Melaut
Komunitas Nelayan di...
Komunitas Nelayan di Makassar Serukan Ganjar Presiden 2024
3 Hari Hilang usai Perahunya...
3 Hari Hilang usai Perahunya Terbalik, Nelayan di Makassar Ditemukan Tewas
Berita Terkini
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
15 menit yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
4 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
7 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
8 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved