Tak Miliki Biaya Pengobatan, RSJ di Lampung Tolak Pasien Sakit Jiwa

Sabtu, 23 September 2017 - 09:15 WIB
Tak Miliki Biaya Pengobatan,...
Tak Miliki Biaya Pengobatan, RSJ di Lampung Tolak Pasien Sakit Jiwa
A A A
LAMPUNG - Depresi ditinggal pergi oleh istri serta anaknya ,Suwarsono, warga Bulu Rejo,RT 01, RW 02, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu ,terpaksa dirantai. Hal tersebut dilakukan guna menghindari amukan yang sering terjadi, terutama kepada keluarganya.

"Ibu kandunya sendiri saja pernah di pukul menggunakan kayu balok hingga pingsan," kata Suwardi, kakak kandung Suwarno yang setiap hari merawat dan memberikan kebutuhan makan adiknya di rumahnya, Sabtu (23/9/2017).

Suwardi mengaku kasian melihat kondisi adik kandungnya yang harus dirantai di tiang dalam rumah. Menurutnya, kondisi kemiskinan yang menerpa keluarga menjadi halangan utama kesembuhan adiknya yang sudah dua tahu terpasung di dalam rumah.

Ditambah lagi, sang istri serta anak semata wayangnya juga pergi dari kehidupan adiknya. Kondisi ini menambah depresi Suwarsono yang sering di sapa Bawo, semakin parah.

Meskipun Suwarno kondisi kejiwaanya terganggu, tapi setiap ada keluarga atau tetangga yang menyebut nama istri dan anaknya, dia akan tersenyum seakan masih menginggat keluarganya.

Alasan keterbatasan ekonomi, dalam keseharian, pihak keluarga hanya memberikan makanan seadanya. "Yang penting bisa sama-sama makan dan saling menjaga. satu keluarga harus saling membantu," terangnya.

Suwardi juga menjelaskan, adiknya pernah ditangani dokter karena syarafnya kejepit sehingga harus ada penanganan khusus. Namun, karena kondisinya ekonomi keluarga yang terbatas, perawatan pun tidak bisa lanjut.

Selain itu, adiknya juga sudah pernah dibawa ke rumah sakit jiwa di Bandar Lampung. Namun, dengan alasan kamar penuh, rumah sakit jiwa itu menolak dan menyuruh ke rumah sakit jiwa lainnya. "Karena kami memang tidak memiliki biaya makanya selalu ditolak, terpaksa kami bawa pulang lagi dan di rawat oleh keluarga," ungkapnya.

Saat ini, adiknya hanya mengandalkan pengobatan rawat jalan serta pengobatan alternatif lainnya. Dia berharap, adiknya bisa segera pulih dan normal kembali seperti semula. "Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan dinas terkait yaitu dinas sosial bisa membantu, minimal memberikan keringan biaya pengobatan adiknya," harapnya.
(pur)
Berita Terkait
RS Pemerintah Hadirkan...
RS Pemerintah Hadirkan Layanan Berkelas Dunia dengan Mesin Estetika Terpercaya
Bubun, Warga Sindangkerta...
Bubun, Warga Sindangkerta yang Dipasung Akhirnya Dibawa ke RSJ
Dimasukkan ke Rumah...
Dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa di Amerika, Marshanda Ditagih Rp298 Juta
Mengkhawatirkan, Keterisian...
Mengkhawatirkan, Keterisian Tempat Tidur RS COVID-19 Per Daerah di Atas 80%
Pria Bikin Heboh dan...
Pria Bikin Heboh dan Ganggu Pengguna Jalan di Mampang Ternyata Gangguan Jiwa
Jokowi Minta Kepala...
Jokowi Minta Kepala Daerah Siapkan Rumah Sakit Cadangan dan Darurat
Berita Terkini
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
14 menit yang lalu
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
58 menit yang lalu
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
10 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
11 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
12 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved