Kapolda Pastikan Kasus Siswa Tewas karena Duel Gladiator Tak Terulang

Jum'at, 22 September 2017 - 21:07 WIB
Kapolda Pastikan Kasus...
Kapolda Pastikan Kasus Siswa Tewas karena Duel Gladiator Tak Terulang
A A A
BANDUNG - Aparat kepolisian Polres Bogor mengamakan empat tersangka terkait kasus kematian Hilraius Chirstian Event Raharjo, 15. Keempat tersangka, BV, HK, MS dan TB, diduga berperan sebagai gladiator yang berduel dengan korban, mencari lokasi, dan menjadi wasit.

Mereka ditangkap di tempat terpisah, tersangka BV dibekuk di Yogyakarta, MS di Kota Bandung, HK, dan TB di Kota Bogor.

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, agar peristiwa seperti itu ta tak terulang, Kapolresta Bogor telah diperintahkan untuk memanggil kedua kepala sekolah. Pemanggilan terhadap kedua sekolah selain untuk meminta keterangan, polisi juga ingin memastikan agar kasus tersebut tidak terulang.

"Kami ingin memastikan tidak terjadi lagi. Kalau ada lagi, kami periksa (kepala sekolahnya)," kata Agung seusai menghadiri acara HUT ke-62 Lalu Lintas di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (22/9/2017).

Agung menyatakan, tak ingin duel ala gladiator menjadi budaya di kalangan pelajar dan terus menerus dilakukan.

“Saya sangat prihatin dengan adanya fenomena bomboman seperti itu. Budaya itu tentu sangat tidak manusiawi. Sekali lagi, tidak manusiawi. Korban diadu di depan teman-temannya," ujar Kapolda.

Seperti diketahui, Hilarius merupakan siswa kelas X SMA Budi Mulia Bogor, tewas setelah berduel dengan BV siswa SMA Mardi Yuana pada 2015 lalu.

Korban Hilarius dan BV dipaksa berkelahi ala gladiator di Taman Palupuh, Tegal Gundil Bogor. Aksi kekerasan itu ditonton oleh teman-temannya. Akibat duel tersbeut, Hilarius meninggal dunia.

Namun, kasusnya sempat tak diproses oleh pihak kepolisian. Kasus ini, kembali mencuat setelah Maria Agnes, ibu kandung korban Hilarius curhat di media sosial Facebook dan langsung disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi.

Saat ini, ungkap Agung, tim Satreskrim Polresta Bogor tengah mengejar pelaku lain dan dipastikan segera tertangkap. "Kami kejar. Mudah-mudahan enggak terlalu lama ketangkep," tandas Agung.
(ysw)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Rekaman Tawuran Pelajar...
Rekaman Tawuran Pelajar SMP di Sukabumi Tersebar, Diduga Akan Dijadikan Konten Medsos
Tawuran di Bogor, 2...
Tawuran di Bogor, 2 Pelajar Terluka Kena Sabet
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
12 menit yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
41 menit yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
3 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
3 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
4 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
6 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved