Bayi Perempuan Ditemukan di Semak-Semak, Warga Ingin Mengadopsi

Senin, 18 September 2017 - 07:18 WIB
Bayi Perempuan Ditemukan...
Bayi Perempuan Ditemukan di Semak-Semak, Warga Ingin Mengadopsi
A A A
BUKITTINGGI - Hanya berselang empat hari, penemuan bayi dibuang orang tuanya kembali terjadi di Sumatera Barat. Kali ini, bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di semak-semak di pinggir jalan.

Petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Dokter Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi Jalal Hendrik, menyebutkan, bayi perempuan dengan berat badan 2 kilogram dan panjang 46 sentimeter ini ditemukan di kawasan Kbang Pipik, Jorong Sungai Sariak, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, pada Sabtu, 16 September 2017, pukul 16.30.

Saat ditemukan, bayi terbungkus kantong plastik warna biru lengkap dengan selimutnya. Kondisinya saat itu lemah diduga karena telah terbungkus selama 18 jam.

"Bayi ini ditemukan di Baso, yang membawa ke sini orang puskesmas sama polisi, ditemukan di dekat semak-semak, kondisi bayi jenis kelamin perempuan ini sekarang bagus dan sehat," ujarnya.

Hingga Minggu (17/9/2017) malam, bayi yang belum diketahui identitas orang tuanya ini dirawat di Ruang Khusus Bayi RSAM.

Sejumlah warga mendatangi Ruang IGD RSAM. Mereka penasaran dan ingin melihat langsung sosok bayi yang dibuang orang tuanya.

Iin, salah seorang warga Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, mengaku senang melihat bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru berumur satu hari ini. "Bayinya cantik, hidungnya mancung," kata Iin.

Penemuan bayi untuk kedua kalinya dalam pekan ini membuat warga prihatin. Meme Anthy, salah seorang warga Bukittinggi, mengaku kasihan dengan sang bayi. Oleh sebab itu, meme mengaku ingin mengadopsi salah satu bayi yang ditemukan tanpa orang tua ini.

"Saya datang ke sini mau lihat tapi enggak bisa masuk. Empat hari yang lalu juga ada bayi ditemukan yang ditinggal orang tuanya, tapi karena prosesnya panjang dan belum dijemput oleh Dinas Sosial, rencananya kalau bisa saya adopsi. Yang ini juga kalau bisa saya adopsi, paling tidak saya diberi kesempatan jadi ibu asuh sementara," harap Meme Anthy.

Penemuan bayi yang dibuang atau ditinggal orang tuanya pada Sabtu kemarin merupakan penemuan bayi kedua dalam pekan ini.

Sebelumnya, pada Rabu, 13 September 2017, pukul 17.00 WIB, seorang bayi laki-laki ditemukan di atas bangku depan rumah praktik bidan Asmiwarti, Jalan Veteran Simpang Tembok, Kelurahan Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi. (Baca juga: Bayi Laki-Laki Ditinggal di Tempat Praktik Bidan As, Anak Siapa? ).
(zik)
Berita Terkait
Bayi Baru Lahir Ditemukan...
Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Warga Mamajang Digegerkan...
Warga Mamajang Digegerkan dengan Temuan Orok di Pekarangan Rumah
Geger, Jasad Bayi Tanpa...
Geger, Jasad Bayi Tanpa Tangan Dibawa dan Digigit Anjing
Bayi Perempuan Ini Ditemukan...
Bayi Perempuan Ini Ditemukan Dekat Tempat Penyimpanan Kayu Bakar
Ini Sosok Ibu Pembuang...
Ini Sosok Ibu Pembuang Bayi di Tempat Sampah yang Diamankan Polisi
Bayi Tewas di Aliran...
Bayi Tewas di Aliran Sungai Kawasan Industri Pulogadung Ternyata Korban Pembunuhan
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
9 menit yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
25 menit yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
26 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
1 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved