Kalapas Pangkalan Bun: Napi Teroris Bom Sarinah Divonis 5 Tahun Penjara

Jum'at, 15 September 2017 - 16:10 WIB
Kalapas Pangkalan Bun:...
Kalapas Pangkalan Bun: Napi Teroris Bom Sarinah Divonis 5 Tahun Penjara
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Kalapas Pangkalan Bun, Kobar, Kalteng, Arief Gunawan membenarkan adanya narapidana kasus terorisme bom Sarinah Jakarta bernama Budiono alias Babeh (55) yang dititip oleh Densus 88 Mabes Polri sejak Kamis (14/9/2017) sekira pukul 08.10 WIB.

Menurut Arief napi tersebut dibawa langsung dari Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta oleh Satgas Densus 88 dan didampingi oleh satf dari Ditjen Pemasyarakatan.

"Budiono alias Babeh dihukum selama 5 tahun karena terkena Pasal UU Teroris Nomor 15 Tahun 2003, Ekspirasi 2021," ujar Arief di ruang kerjanya, Jumat (15/9/2017).

Menurut Arief, saat ini kondisi Lapas Pangkalan Bun dalam keadaan aman dan kondusif, para warga binaan yang lain tidak tahu ada pengiriman napi teroris yang dititipkan di dalam Lapas.

"Oleh karena itu saya akan melakukan pengawasan kepada Budiono dan sementara diisolasi di tempat penampungan terlebih dahulu. Dilakukan pendekatan secara kegiatan psikologis dan pendekatan keagamaan sehingga nantinya tidak akan berdampak negatif kepada napi lainnya," sebutnya/

Arief mengatakan atas kedatangan Napi yang terlibat kasus teroris tersebut pihaknya langsung melakukan koordinasi kepada pihak kepolisian dan TNI setempat.

"Alhamdulillah respon positif langsung ditunjukan Kodim 1014 Pangkalan Bun dengan menurunkan langsung petugasnya dalam hal membantu pengamanan apabila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," katanya.

Rencananya, personil TNI dari Kodim setiap hari akan melakukan patrolli sambang ke Lapas Pangkalan Bun untuk memastikan kondisi di dalam lapas aman yang kondusif yang terjadi seperti sekarang ini akan terus terjaga dengan baik. "Karena bisa jadi Budiono ini dititipkan di sini sampai selesai. Tapi nanti kita lihat perkembangannya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved