Perusahaan Swasta di Cilincing Diminta Buat Dermaga Sendiri

Jum'at, 15 September 2017 - 07:27 WIB
Perusahaan Swasta di...
Perusahaan Swasta di Cilincing Diminta Buat Dermaga Sendiri
A A A
JAKARTA - Sejumlah perusahaan swasta di kawasan Tanggul Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, diminta membuat dermaga sendiri sebagai akses kegiatan usaha mereka. Pembangunan tanggul Kali Baru terkendala aktivitas sejumlah perusahaan bongkar muat tersebut.

Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta Gamal Sinurat mengatakan, pengerjaan tanggul di kawasan Kali Baru oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) terkendala aktivitas 4 perusahaan swasta.

Untuk itu, kata Gamal, DKI yang bertugas membantu pengerjaan tanggul sepanjang 6-7 kilometer tersebut meminta pemilik perusahaan swasta membuat dermaga sendiri.

"Aktivitas usaha berupa bongkar muat kayu dan ekspedisi itu harus membuat dermaga sendiri kalau mau terus berlangsung. Kemen PUPR tidak sanggup membuat dermaga itu. Jadi kami meminta perusahaan tersebut membuat dermaga sendiri," kata Gamal Sinurat di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Gamal menjelaskan, 4 perusahaan itu sejatinya sepakat akan membuat dermaga. Namun, desain dermaga disiapkan oleh tim BWSCC mengingat elevasi air nantinya akan mengalami perubahan mengingat tinggi tanggul ditinggikan menjadi 4,8 meter dari 3,7 meter dari tanggul lama.

Sebelum membangun dermaga, lanjut Gamal, perusahaan diwajibkan mengantongi izin dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan. Desain terlebih dulu akan dikonsultasikan ke KSOP untuk kemudian diserahkan ke para pengusaha.

"Pada dasarnya pelaku usaha setuju. Kalau tidak mereka tidak bisa melakukan usahanya," ungkapnya.

Selain soal dermaga, empat pelaku usaha mempertanyakan pembuatan daratan baru untuk akses jalan dari dermaga. Terkait ini baru akan dibicarakan bersama Kementerian Kelautan karena akses jalan menguruk laut menjadi daratan menjadi kewenangan Kementerian Kelautan.

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN)/NCICD Kemen PUPR Sudarto menjelaskan, panjang tanggul yang terhenti pengerjaannya beragam ada yang sepanjang 10 meter dan 6 meter tersebar di empat lokasi. Adapun pengerjaan saat ini sudah mencapai 59% atau sekitar 2,9 km dari 4,5 km.

"Ada dua perusahaan yang memang belum dibangun. Satu perusahaan yang masih kebuka di PT Sulung Bungsu. Kita buka dulu lah untuk akses mereka," tandasnya.

Pembangunan tanggul yang menjadi kewenangan BBWSCC ditargetkan rampung pada pertengahan 2018. Dengan adanya kegiatan usaha di empat lokasi itu dikatakan Sudarto cukup menghambat, meski tidak signifikan karena pekerjaan tanggul di lokasi lain masih bisa dikerjakan.

BBWSCC dan Pemprov DKI saling bersinergi dalam pembangunan tanggul. Dari total 15 kilometer panjang tanggul, BBWSCC bertugas mengerjakan 6-7 km, termasuk di Muara Baru dan Kali Baru, juga Kamal Muara.

"Muara Baru dan Kali Baru total 4,5 kilometer dengan anggaran sekitar Rp790-Rp800 miliar, sisanya di Kamal Muara. Kamal Muara baru akan dikerjakan tahun depan. Kamal Muara ada dua, satu masuk wilayah DKI dan satu lagi masuk Banten," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Heru Budi Diminta Gerak...
Heru Budi Diminta Gerak Cepat Bangun Tanggul Laut Raksasa Atasi Banjir di Jakarta
Fakta Pembanguan Tanggul...
Fakta Pembanguan Tanggul Raksasa Pantura
Atasi Banjir Rob, DKI...
Atasi Banjir Rob, DKI Lanjutkan Proyek Tanggul Raksasa NCICD
Proyek Tanggul Laut...
Proyek Tanggul Laut Raksasa Rp1.750 Triliun, Pengusaha Tunggu Imbal Hasil Pemerintah
Proyek Tanggul Laut...
Proyek Tanggul Laut Raksasa Rp1.750 T Dilirik Investor China hingga Korea
Perbaiki 8 Tanggul Jebol...
Perbaiki 8 Tanggul Jebol di Jakarta, Bang Doel: Kita Punya BTT
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
25 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
51 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved