Antisipasi Masalah Lingkungan Hidup, Pemkab Landak Pantau Pelaku Dunia Usaha

Selasa, 12 September 2017 - 20:06 WIB
Antisipasi Masalah Lingkungan...
Antisipasi Masalah Lingkungan Hidup, Pemkab Landak Pantau Pelaku Dunia Usaha
A A A
LANDAK - Menanggapi persoalan lingkungan hidup yang semakin kompleks di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Bupati Karolin Margret Natasa meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) untuk serius dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku dunia usaha.

“Masalah lingkungan hidup dan perubahan iklim saat ini perlu mendapat perhatian kita bersama, saya meminta kepada Dinsa PKPLH untuk serius melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap ketaatan pelaku dunia usaha yang mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) 2017,” ungkap Karolin, Senin 11 September 2017.

Menurut mantan anggota DPR RI itu, salah satu indikator dalam mengelola lingkungan hidup adalah keikutsertaan perusahaan dalam proper.

Menurutnya, proper merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam mengelola lingkungan hidup, mencegah munculnya dampak negatif terhadap lingkungan serta sarana publikasi kepada masyarakat.

“Untuk Proper 2015 -2016, ada dua perusahaan yang telah mendapatkan peringkat biru dan kita harapkan selanjutnya dapat meningkat menjadi hijau, tahun ini kita mendorong beberapa perusahaan seperti PT MPS, PT SMS, mudah-mudahan Djarum Group dan PT IGP dapat menyusul,” ungkapnya.

Bupati wanita pertama di Kalbar ini mengakui pengawasan tentu tidak bisa dilakukan secara terus menerus mengingat keterbatasan yang ada. Akan tetapi komitmen bersama dari para pemangku kepentingan yang ada adalah kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Landak.

“Jujur dan tetap menjaga komitmen bersama dari semua stakeholder di Kabupaten Landak adalah kunci dalam menjaga kelestarian lingkunan hidup kita. Tidak bisa berharap pada salah satu pihak saja, tetapi semua harus ikut terlibat dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
4 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
4 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
4 jam yang lalu
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
4 jam yang lalu
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
6 jam yang lalu
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved