Pakualaman Pastikan Beri Kompensasi pada Korban Pembangunan Bandara

Rabu, 30 Agustus 2017 - 17:36 WIB
Pakualaman Pastikan...
Pakualaman Pastikan Beri Kompensasi pada Korban Pembangunan Bandara
A A A
KULONPROGO - Kadipaten Puro Pakualaman Yogyakarta akhirnya mengeluarkan surat untuk memastikan akan memberikan kompensasi kepada warga penggarap lahan Paku Alam Ground (PAG) yang tergusur Bandara New Yogyakarta Airport. Jumlah dana kompesansi yang akan dberikan sekitar Rp25 miliar, namun belum bisa dibayarkan karena masih ada sengketa hukum.

“Surat kesanggupan dari Pakualam sudah dibuatkan dan tadi sudah diterima pak Sekda,” kata Hasto Wardoyo, Bupati Kulonprogo, Rabu (30/8/2017).

Perwakilan Pemkab Kulonprogo sengaja datang ke Kadipaten Pakualaman untuk melakukan koordinasi. Satu hari sebelumnya warga penggarap lahan PAG, khususnya petambak udang, mendatangi pemkab dan minta difasilitasi bertemu dengan Pakualaman. Bahkan mereka juga mengancam melakukan aksi di Pakualaman jika pemkab tidak bisa menjembatani.

Pemkab pun langsung merespons dan menemui Pakualaman. Setelah pertemuan, Pakualam langsung merespons dengan membuat surat. Surat tersebut ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Penghageng Kawedanan Keprajan Pura Pakualaman KPH Suryo Adinegoro yang akrab disapa Bayudono. “Tali asih ini akan diberikan kalau dananya sudah cair,” ujar Hasto.

Saat ini tanah PAG yang akan menjadi lokasi bandara menjadi objek sengketa hukum. Sejumlah yang mengklaim sebagai ahli waris Pakubuwono X dari Solo mengajukan gugatan kepemilikan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta. Sebelumnya mereka sempat mengajukan gugatan di PN Wates, namun majelis hakim tidak bisa mengabulkan karena objek sengketa berada di luar Kulonprogo. “Sekarang gugatan ada di PN Yogyakarta, dulu masuk di Kulonprogo, tetapi majelis menolak,” kata Humas PN Wates, Nur Kholida Dwiwati.

Meski begitu, uang kompensasi tanah PAG masuk dan dikonsinyasi di PN Wates. Nilainya lebih dari Rp702 miliar. Pencairan baru bisa dilakukan jika sengketa hukum selesai. “Hasil dari sana (PN Yogyakarta) akan dipakai di sini (pencairan),” katanya.
(mcm)
Berita Terkait
Pembangunan Capai 60...
Pembangunan Capai 60 Persen, Bandara Singkawang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2024
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Baru Kediri Resmi Dimulai
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Kediri Gunakan Skema KPBU
Proyek Bandara VVIP...
Proyek Bandara VVIP IKN Siap Dilelang Dini, Cek Jadwalnya
Cari Tahu Kelanjutan...
Cari Tahu Kelanjutan Pembangunan Bandara di Sebuai, Anggota Dewan Sambangi Bappedalitbang Kalteng
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
2 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
3 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
4 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
4 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
6 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved