Mendagri Ingatkan Sekda yang Bertarung di Pilkada Lepaskan Jabatan

Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:09 WIB
Mendagri Ingatkan Sekda...
Mendagri Ingatkan Sekda yang Bertarung di Pilkada Lepaskan Jabatan
A A A
BANDUNG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh sekretaris daerah (sekda) di Indonesia untuk melepaskan jabatannya jika ikut serta dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 mendatang.

Peringatan tersebut disampaikan Mendagri mengingat tanggung jawab sekda sebagai pelaksana tugas dan fungsi daerah akan terganggu jika ikut bertarung di pilkada. “Begini ya, (saya) hanya mengingatkan, sekda itu administratif yang melaksanakan fungsi dan tugas pemerintah daerah. Jabatan politis itu kan gubernur/wakil gubernur/wali kota/bupati. Kalau sekda ikut-ikutan jabatan politis, ya tata kelola pemerintahan buyar,” ungkap Mendagri seusai Forum Group Discussion bertema "Tantangan dan Pendekatan Komunikasi Publik di Era Digital" di Hotel Holiday Inn, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (22/8/2017).

Mendagri mempersilakan sekda ikut berkontestasi di ajang pilkada karena hal itu merupakan hak politik seorang warga negara. Namun, pihaknya tidak menginginkan tanggung jawab sekda terganggu akibat berpolitik praktis. Karena itu, sekda harus mau melepaskan jabatannya agar kinerja pemerintahan tak terganggu.

Bahkan, dia pun meminta ada pemeriksaan terkait dana kampanye yang digunakan oleh sekda. Pihaknya khawatir, dana kampanye tersebut justru didapat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Memang aturan (mundurnya) setelah nyalon, tapi harus ada political will dong. Saya bisa bagi tugas, omong kosong (bisa) bagi tugas dengan urusan politik,” katanya.

Dia menyebutkan, hingga kini, sudah ada enam sekda yang diganti dengan alasan akan berkontestasi di Pilkada Serentak 2018. Menurut dia, penggantian jabatan sekda itu atas usulan kepala daerahnya. “Saya tanya ke pak gubernur, merasa terganggu nggak? Terganggu kinerjanya nggak? Kalau terganggu, plt-kan saja. Usulkan penggantinya segera. Nggak ada masalah. Kalau nggak, terhambat pemerintahan,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengakui proses penggantian Sekda Jabar Iwa Karniwa masih terus berjalan. Seperti diketahui, Iwa sudah resmi mendaftar sebagai kandidat calon kepala daerah untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mendatang. “Pansel (panitia seleksi) masih jalan. Meminta kepada Mendagri untuk menentukan pansel itu sudah, tinggal tunggu saja, nggak ada masalah. Pokoknya kami tunggu perintah Mendagri,” tandasnya.
(mcm)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved