Isu Akan Digusur, Warga Kompleks Akabri Resah

Jum'at, 18 Agustus 2017 - 17:11 WIB
Isu Akan Digusur, Warga...
Isu Akan Digusur, Warga Kompleks Akabri Resah
A A A
JAKARTA - Warga Kompleks Akabri di Jalan Dr Sahardjo, Menteng Pulo, Jakarta Selatan, resah rumah yang mereka tempati sejak puluhan tahun dikabarkan harus dikosongkan. Keresahan sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) ini muncul setelah pihak Mako Akademi TNI mengklaim memiliki hak pakai atas lahan seluas 16.170 meter persegi yang berlokasi di kawasan strategis ini.

Ketua Bidang Media Kerukunan Keluarga Besar Penghuni Kompleks Akabri (KKBPA) Viviet S. Putri mengatakan, sejak 30 Juni 2017 lalu, pihak Mako Akademi TNI mengundang beberapa warga untuk membicarakan rencana pengosongan rumah dengan alasan penempatan anggota aktif. Meski tidak ada kekerasan, warga menolak mentah-mentah berbagai upaya yang dilakukan tersebut karena kepemilikan lahan dan bangunan selama lebih dari 50 tahun ini berada di daerah tanpa status kepemilikan.

"Perumahan Akabri ini dibangun pada tahun 1963, dengan dana pembiayaan non-APBN dengan inisiatif dan pada masa jabatan Laksamana Pertama TNI Rahmat Soemengkar selaku Danjen TNI pertama. Adapun warga penghuni berlatar belakang kesatuan dari matra yang berbeda TNI AD, AL, AU dan POLRI," ujar Viviet dalam keterangan kepada SINDOnews, Jumat (18/8/2017).

Menurut Viviet, kepemilikan lahan dan bangunan di Kompleks Akabri ini, selama bertahun-tahun memang masih berstatus abu-abu, karena baik pihak Mako Akademi TNI maupun pihak warga yang telah menghuni selama lebih dari 50 tahun, sama-sama belum memiliki sertifikat kepemilikan. Dan kabarnya lahan ini awalnya memang merupakan tanah tak bertuan yang sebelumnya telah ditinggalkan pemiliknya dan saat itu masih berupa kandang pemeliharaan babi.

Seluruh biaya pemeliharaan, pembangunan, perbaikan, pembangunan fasum dan fasos merupakan hasil dari swadaya oleh warga penghuni.
Belakangan ini, pihak TNI terlihat terus melakukan provokasi ke warga dengan berbagai aksi yang diawali dengan memasang plang bertuliskan "Rumah Dinas Akademi TNI" disusul dengan diterbitkannya sertifikat hak pakai pada Januari 2017 lalu.

Ini menyebabkan penolakan keras pada warga penghuni yang merasa selama ini tidak pernah ada mediasi dan kesepakatan antara pihak Mako Akademi TNI dengan pihak penghuni, baik dalam pendataan maupun dalam pengukuran dan pendataan guna melakukan sertifikasi sepihak di BPN.

Kuasa hukum KKBPA telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 1 Agustus 2017. Ada tiga yang menjadi tuntutannya, pertama mempertanyakan dan mengugat keabsahan sertifikat hak pakai Mako Akademi TNI terhadap lahan dan bangunan Kompleks Akabri.

Kedua, menuntut pencabutan sertifikat hak pakai tersebut dan mengembalikan hak kepada warga penghuni sebagai pemilik sah. Ketiga, mengajukan keberatan dan menuntut keadilan dalam rencana pengalihan lahan terkait.

"Kami melihat adanya indikasi pihak developer telah menggunakan pendekatan ke institusi Mako Akademi TNI karena menilik dari area lahan yang ada sekarang letaknya jauh dari area kerja Mako Akademi TNI," kata Viviet.
(whb)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved