Wali Kota Airin: Kasus Afkar Harus Jadi Pelajaran untuk Semua Sekolah
Selasa, 15 Agustus 2017 - 17:28 WIB
Wali Kota Airin: Kasus Afkar Harus Jadi Pelajaran untuk Semua Sekolah
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Kasus Afkar (3), balita yang meninggal setelah terjatuh dari bangunan lantai 3 gedung SD Negeri 4 Ciputat mendapat perhatian dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany.
Airin ingin peristiwa yang menyebabkan Afkar terjatuh dan meninggal dunia dijadikan bahan koreksi dan peringatan bagi semua sekolah. Hal itu penting untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Airin meminta seluruh sekolah di Tangsel lebih peka dengan kondisi ruangan maupun keamanan gedung yang dalam proses perbaikan seperti di SDN 4 Ciputat.
"Saya tahu bagaimana psikologi mereka (keluarga korban) ketika terjadi seperti ini. Anak ini (Afkar) anak yang pintar. Ini sebagai pembelajaran bagi kita untuk menjaga mereka dari setiap hal yang dilakukannya," ungkap Airin saat mendatangi kediaman orang tua Afkar di Gang Langgar I Nomor 41, RT 12 RW 11, Kedaung, Pamulang, Tangsel, Selasa (15/8/2017).
Seperti diketahui, Afkar meninggal pada Minggu malam (13/8/2017) setelah terjatuh dari bangunan lantai 3 SDN 4 Ciputat yang tengah dalam proses pembangunan, Sabtu pagi (12/8/2017). Usai terjatuh, bocah malang itu tak sadarkan diri dengan kondisi luka di bagian kepala cukup parah.
Royani (57), paman Afkar, sebelumnya menyesalkan sikap pihak sekolah yang seakan kurang peduli dengan aspek keamanan gedung, dimana beberapa sisi bangunan belum memiliki pembatas. “Kalau memang membahayakan dan bangunannya belum rampung, seharusnya ditutup dulu, kasih pembatas," kata Royani. (Baca:Turut Berduka, Wali Kota Airin Datangi Rumah Orang Tua Afkar)
Airin ingin peristiwa yang menyebabkan Afkar terjatuh dan meninggal dunia dijadikan bahan koreksi dan peringatan bagi semua sekolah. Hal itu penting untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Airin meminta seluruh sekolah di Tangsel lebih peka dengan kondisi ruangan maupun keamanan gedung yang dalam proses perbaikan seperti di SDN 4 Ciputat.
"Saya tahu bagaimana psikologi mereka (keluarga korban) ketika terjadi seperti ini. Anak ini (Afkar) anak yang pintar. Ini sebagai pembelajaran bagi kita untuk menjaga mereka dari setiap hal yang dilakukannya," ungkap Airin saat mendatangi kediaman orang tua Afkar di Gang Langgar I Nomor 41, RT 12 RW 11, Kedaung, Pamulang, Tangsel, Selasa (15/8/2017).
Seperti diketahui, Afkar meninggal pada Minggu malam (13/8/2017) setelah terjatuh dari bangunan lantai 3 SDN 4 Ciputat yang tengah dalam proses pembangunan, Sabtu pagi (12/8/2017). Usai terjatuh, bocah malang itu tak sadarkan diri dengan kondisi luka di bagian kepala cukup parah.
Royani (57), paman Afkar, sebelumnya menyesalkan sikap pihak sekolah yang seakan kurang peduli dengan aspek keamanan gedung, dimana beberapa sisi bangunan belum memiliki pembatas. “Kalau memang membahayakan dan bangunannya belum rampung, seharusnya ditutup dulu, kasih pembatas," kata Royani. (Baca:Turut Berduka, Wali Kota Airin Datangi Rumah Orang Tua Afkar)
(thm)