Puluhan Calon Kasek di Banyuasin Resah Belum Dilantik sejak 2015

Senin, 14 Agustus 2017 - 15:44 WIB
Puluhan Calon Kasek...
Puluhan Calon Kasek di Banyuasin Resah Belum Dilantik sejak 2015
A A A
BANYUASIN - Puluhan calon kepala sekolah (kasek) di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mempertanyakan kejelasan nasib mereka. Mereka sudah sekitar 1,5 tahun lalu mengikuti tes, namun hingga kini belum mendapat kejelasan kapan akan diangkat menjadi kasek.

Pengakuan sejumlah calon kasek, untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat), mereka mengeluarkan biaya sebesar Rp5 juta. Mereka tidak menyangka pengangkatan hingga kini belum juga dilakukan. “Kami sangat menyesalkan permasalahan ini karena sudah masuk 1,5 tahun ini belum ada kejelasan,” ujar salah satu guru SMP di Suak Tapeh yang meminta mananya dirahasiakan, Senin (14/8/2017).

Dia menyebutkan, ada 80 guru yang mengikuti diklat calon kasek di Banyuasin. Namun dari informasi yang dia peroleh, ke-80 orang itu belum mendapat kepastian mengenai pengangkatan mereka menjadi kasek. “Kami ingin ada kejelasan saja. Kami takut tertipu karena ikut diklat saat itu pakai uang,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu guru SMK di Banyuasin,juga mempertanyakan kapan Pemkab Banyuasin akan mengangkat para peserta diklat menjadi kasek. Dia mengakui, tes untuk para calon kasek tersebut dilaksanakan tahun 2015 lalu. Karena sudah terlalu lama menunggu, dia berencana mengadukan permasalahan tersebut ke Komisi IV DPRD Banyuasin.

“Tesnya itu tahun 2015, di zaman kepala dinasnya pak Umar Usman. Tes diklat calon kasek itu diselenggarakan Dinas Pendidikan Banyuasin dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disporapar Banyuasin, Zulkarnain mengatakan, pihaknya belum bisa mengangkat para calon kasek menjadi kasek sebelum berakhirnya SK para kasek yang masih menjabat saat ini. Karena itu, dia meminta para calon kasek bersabar menunggu.

“Kami melakukan pengangkatan kasek harus ada landasannya. Setidaknya SK kasek sekarang berakhir. Tanpa itu, pengangkatan tidak bisa dilakukan. Kami juga tidak menghalangi jika peluangnya memang ada,” paparnya.
(mcm)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
30 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
9 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved