Alat Berat Tiba, Pembangunan Fisik Bandara NYIA Dimulai

Kamis, 10 Agustus 2017 - 18:29 WIB
Alat Berat Tiba, Pembangunan...
Alat Berat Tiba, Pembangunan Fisik Bandara NYIA Dimulai
A A A
YOGYAKARTA - Pembangunan fisik New Yogyakarta Airport (NYIA) segera dimulai. Sejumlah alat berat sudah disiapkan di lokasi proyek yang terletak di pesisir selatan Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk tahap awal akan dilakukan land clearing oleh PT Pembangunan Perumahan (PP).

“Kami akan mulai tradisi slametan (berdoa untuk keselamatan), baru dilanjutkan pekerjaan land clearing,” tutur Project Manager Pembangunan Bandara PT Angkasa Pura I, Sujiastono, Kamis (10/8/2017).

Rencananya, tradisi ini akan dilaksanakan seusai salat Jumat. Tradisi ini berupa doa bersama dan dilanjutkan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dari pondok pesantren atau panti asuhan.

Menurut Sujiastono, sejumlah alat berat ini akan dipakai untuk membersihkan lokasi bandara. Nantinya akan dilkakukan persiapan lahan oleh PT PP, yang merupakan salah satu BUMN di Indonesia. Setidaknya sudah ada delapan alat berat yang terdiri dari Backhoe dan bulldozer yang sudah terparkir di lokasi bandara. “Itu baru sebagian alat, jumlah pastinya saya kurang tahu,” ujarnya.

Pembangunan bandara ini akan dilaksanakan secara simultan dan pararel. Artinya tidak hanya satu pekerjaan, namun ada beberapa yang dilaksanakan secara bersamaan. Apalagi target waktu terus berjalan dan pada 2019 harus sudah beroperasi.
Untuk tahap awal pekerjaan akan fokus pada penyiapan lahan untuk runway. Lokasinya berada paling selatan yang berada di atas tanah eks Kadipaten Pakualam (Pakualam Ground). Selama ini lahan tersebut dipakai untuk areal pertanian hingga hotel dan penginapan.

Pasca dibebaskan lahan sudah dikosongkan, tinggal beberapa bidang saja yang belum tuntas. “Kita lihat di lapangan nanti mereka (yang belum mengosongkan) seperti apa,” tuturnya.

Kapolsek Temon Kompol Setyo Heri Purnomo mengatakan, untuk pengamanan proyek menjadi urusan PT Angkasa Pura dan rekanan proyek. Secara umum, polisi bertanggung jawab dalam pengamanan karena sebagai proyek negara. Hanya untuk masalah teknis diserahkan kepada rekanan.

“Pengamanan melibatkan warga sekitar untuk mengamankan aset proyek. Kita akan maksimalkan proses patrol saja,” tegas Heri.
(wib)
Berita Terkait
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Investasi Luar Jawa...
Investasi Luar Jawa Melesat, Jokowi Banggakan Pemerataan Infrastruktur
Bangun Bandara VVIP...
Bangun Bandara VVIP IKN, Kemenhub Minta Tambahan Anggaran Rp544 Miliar
Kementerian PUPR Guyur...
Kementerian PUPR Guyur Rp1,49 Triliun untuk Adang Banjir di Bandara YIA
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
54 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
9 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
11 jam yang lalu
Infografis
Prosedur Sebelum Boarding...
Prosedur Sebelum Boarding Pesawat Harus Tiba di Bandara 4 Jam Sebelum Keberangkatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved