Joya Tewas, Polisi Tutup Kasus Pencurian Amplifier

Rabu, 09 Agustus 2017 - 23:09 WIB
Joya Tewas, Polisi Tutup...
Joya Tewas, Polisi Tutup Kasus Pencurian Amplifier
A A A
JAKARTA - Polisi akan terus memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus pembakaran M Alzahra alias Joya. Sedang terkait kasus pencurian amplifier, polisi mengaku sulit mengungkap motifnya karena Joya telah tewas.

Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, Joya disimpulkan telah mencuri amplifier musala, meski sejauh ini, tak catatan kepolisian kalau Joya pernah melakukan aksi pencurian sebelumnya. Maka itu, aksi ini pun diduga baru pertama kali dilakukannya.

"Beliau (Joya) kan sudah meninggal, kita tidak bisa tanya motif tentunya ya. Kalau keluarga tidak berpikir ke sana," ujarnya pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017).

"Keluarga korban tak pernah mengatakan itu (Joya pernah mencuri sebelumnya). MA diduga pelaku pencurian berdasarkan pendalaman saksi. Tapi, tentang profesinya benar, MA ini montir atau servis ampli," imbuhnya.

Menurutnya, selama ini Joya pun kerap membeli ampli untuk dibetulkan dan dijual kembali. Selama ini, kehidupan rumah tangga Joya pun baik-baik saja dan bisa dibilang keluarga harmonis. Istri Joya tak percaya suaminya itu mencuri ampli, tapi bila memang benar seharusnya tak dibakar seperti itu.

"Sedang soal ampli, ada dua versi. Pertama istrinya menyebut MA pergi tanpa membawa apapun, kedua keterangan lain yang menyebut MA membawa (ampli saat pergi)," tuturnya.

Saat ini, kata dia, polisi tengah mencari tahu 2 ampli lainnya yang ada di dalam tas Joya. Sedang terkait penggalangan dana yang dilakukan masyarakat terhadap istri Joya, polisi pun tak mempersoalkannya karena itu respon sosial belaka yang bersifat wajar.

Asep menjabarkan, penggalangan dana yang dilakukan masyarakat itu justru bentuk perhatian publik dan respon sosial yang baik. Sebab, meski Joya pelaku, tetap dia manusia yang harua dilindungi Hak Asasi Manusianya.

Polisi pun sejauh ini selalu menjaga rumah istri Joya agar aman dan nyaman dari segala macam ancaman yang mungkin ada. Polisi pun memberikan masukan agar bantuan yang diberikan terhadap istri Joya itu bisa dikelola dengan baik, mengingat Joya meninggalkan anaknya yang masih berusia lima tahunan dan istri yang tengah mengandung.

"Pelaku lainnya masih kami cari, ada 2 orang lagi, tapi kemungkiman bisa bertambah lagi. Sejauh ini, dari pengeroyok tak ada catatan kejahatan sebelumnya, karena memang aksi ini pun dilakukan secara spontan," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
51 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved