Antisipasi Karhutla, Pemprov Kalbar Siapkan Patroli Terpadu

Selasa, 08 Agustus 2017 - 16:59 WIB
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Pemprov Kalbar Siapkan Patroli Terpadu
A A A
PONTIANAK - Mengantisipasi serta melakukan pencegahan dini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat, Pemprov Kalbar bersama Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar dan BNPB meluncurkan patroli terpadu. Peluncuran kesiapan dalam bentuk patroli terpadu tersebut diluncurkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei didampingi Gubernur Kalbar Cornelis, Direktur Binmas Polda Kalbar Kombes Pol Hendi Handoko, Selasa (8/8/2017) di Pontianak.

Dalam acara itu hadir, Bupati dan Wali Kota se Kalbar, serta Ketua PMI Kalbar Ny Frederika Cornelis.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Barat TTA. Nyarong, patroli terpadu Karhutla ini untuk mengoptimalkan upaya pencegahan kebakaran di tingkat tapak, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada rapat Nasional pengendalian Karhutla beberapa waktu lalu di Istana Negara.

Gubernur Kalbar Cornelis, mengatakan, untuk hari ini bersih, tidak ada nampak hotspot, karena sudah beberapa hari hujan. “Bersih (udara Kalbar), coba anda lihat sendiri,” ujar Cornelis kepada wartawan.

Dirinya juga membeberkan bahwa daerah pedalaman Kalimantan Barat memang masih ada membakar ladang, namun asapnya tidak berpengaruh, justru yang berbahaya daerah-daerah gambut yang hanya terlihat asapnya, sehingga sulit untuk dipadamkan.

“Daerah-daerah sepok (Gambut) ini yang apinya tidak ada tapi asapnya ada, tapi kalau dihitung dari kerusakan lingkungan oleh asap mobil, asap industri, gas rumah kaca, sebenarnya lebih berbahaya dibandingkan hanya bakar ladang, karena walau tradisional, pembakarannya terfokus ke ladang dan tidak ada lagi merembet," ujar Cornelis.

Cornelis mengingatkan sebanyak 174 dari 2.031 desa di Kalbar berpotensi tinggi rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang umumnya merupakan lahan gambut.

Sehingga bupati, wali kota, para camat, lurah/kepala desa dan pemimpin instansi terkait untuk lebih mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam menghilangkan kebakaran hutan dan lahan baik lahan yang dikuasai masyarakat maupun lahan yang tidak bertuan.

Diungkapkan Cornelis, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menempatkan empat unit helikopter terdiri Heli Bell, Heli Karnov, Heli MI-8 dan Heli Bolcow, serta satu buah Helo Bell dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk pelaksanaan Water Bombing di Kalbar.

Dektur Pengendalian Karhutlah Raffles B Panjaitan mengatakan, patroli ini sebagai upaya pencegahan Karhutla dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, kemuktahiran data, kehadiran petugas di tingkat tapak dan sinergitas antar lembaga di masyarakat di tingkat desa.

“Setiap tim yang diturunkan merupakan kolaborasi para pihak (Manggala Agni KLHK, TNI, Polri dan masyarakat desa) setiap hari melaksanakan sosialisasi door to door kepada masyarakat dan deteksi dini tingkat kerawanan kebakaran dengan basis desa,” kata Raffles B Panjaitan.
(sms)
Berita Terkait
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Gunung Arjuno Kembali...
Gunung Arjuno Kembali Terbakar, Titik Api Muncul di Hutan Kawasan Perhutani
Waspada Karhutla! BNPB...
Waspada Karhutla! BNPB Deteksi 2.102 Titik Api di Sumatera Selatan hingga Juli 2025
KLHK Diminta Segera...
KLHK Diminta Segera Atasi Titik Api Kebakaran Hutan di Indonesia
Dikepung 795 Titik Api,...
Dikepung 795 Titik Api, Gubernur Jambi Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
12 menit yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
10 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
11 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
11 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
12 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved