Preman Kampung Mengintimidasi, Pengembang di Bogor Resah

Senin, 07 Agustus 2017 - 07:02 WIB
Preman Kampung Mengintimidasi,...
Preman Kampung Mengintimidasi, Pengembang di Bogor Resah
A A A
BOGOR - Pengembang perumahan di kawasan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, resah dengan aksi premanisme. Tak sedikit pengembang yang diancam dan diintimidasi oleh preman kampung yang meminta dilibatkan dalam proses pembangunan perumahan yang tengah berjalan di Desa Kabasiran, Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Kondisi ini sudah lama berlangsung sehingga pengembang mempertanyakan keberadaan polisi. "Ini sudah terjadi selama tiga periode kapolsek, di mana pembelian material alam oleh pengembang perumahan tetap diwajibkan membeli ke preman setempat yang mengatasnamakan warga," ujar Senior Manager PT Blessindo Terang Jaya, (BTJ‎) Chusni Achmadi, Minggu (6/7/2017).

Chusni menyebutkan, pihak PT BTJ sudah mengabulkan permintaan sekelompok oknum warga tersebut dengan membeli bahan bangunan yang dibutuhkan seperti pasir, batu dan lain-lain kepada oknum warga tersebut. ”Namun bukannya ramah, warga malah mengintimidasi dan melakukan pemaksaan. Bahkan seringkali harga jauh di atas normal, kualitas tidak sesuai spek, dan kuantitas tidak sesuai order," katanya.‎

Menurut Achmadi, beberapa kali perusahaan mencoba membeli dari supplier resmi. Namun hal itu tidak bisa lantaran jalan diblokade oleh oknum warga tersebut. Mereka bahkan melakukan intimidasi kepada sopir dan pekerja. ”Pemblokdean itu disertai dengan aksi intimidasi ke pengemudi truk, kontraktor, dan staf perusahaan," ucapnya.‎

Tidak adanya jaminan perlindungan dan keamanan dari aparat setempat membuat staf dan karyawan merasa terancam keselamatannya. "Tidak adanya jaminan keamanan mengakibatkan sejumlah karyawan dan kontraktor mengundurkan diri dari proyek. Apalagi telah beberapa kali terjadi pemukulan dan penganiayaan terhadap staf di areal proyek," ungkapnya‎.

Aksi premanisme ini sudah, kata dia,dilaporkan secara resmi ke pihak Polsek Parungpanjang dengan ‎nomor register LP:B/205/K/VI/2017 Sektor tertanggal 16 Juni 2017.‎ Namun aksi intimidasi masih saja terjadi.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol Lusi Saptaningsih saat‎ dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Kompol Lusi ternyata juga tahu adanya penghadangan warga terhadap kendaraan proyek perumahan yang dikembangkan oleh PT BTJ. ”Iya betul, laporan resmi sudah dilakukan. Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Sahroni Nilai Aksi Premanisme...
Sahroni Nilai Aksi Premanisme dalam Dunia Usaha Harus Diberantas
Polda Jateng Sebut Penyerangan...
Polda Jateng Sebut Penyerangan Hajatan di Solo Aksi Premanisme
Oknum Pendukung Danny-Fatma...
Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
Dugaan Aksi Premanisme...
Dugaan Aksi Premanisme Hambat Pembangunan Smelter Nikel di Kolaka
Berita Terkini
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
2 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
4 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
4 jam yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
4 jam yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
5 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved