Fasilitas Kurang, Koridor 13 Dipaksa Beroperasi Penuh 16 Agustus

Senin, 07 Agustus 2017 - 08:04 WIB
Fasilitas Kurang, Koridor...
Fasilitas Kurang, Koridor 13 Dipaksa Beroperasi Penuh 16 Agustus
A A A
JAKARTA - Jalan layang koridor 13 bus Transjakarta (Ciledug-Tendean) kini telah mendapatkan Sertifikat Layak Fungsi (SLF). Pada 16 Agustus 2017, operasional bus Transjakarta di koridor 13 dipastikan akan resmi beroperasi walau tanpa lampu penerangan dan empat halte.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono, mengatakan, koridor 13 yang dibangun oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta sepanjang 9,4 kilometer kini sudah mendapatkan SLF dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Untuk itu, pihaknya akan melakukan uji coba dengan mengangkut pelanggan di koridor 13 pada 13 Agustus 2017 sebelum diresmikan pada 16 Agustus mendatang. Hal ini setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dinas terkait, Wali Kota Tangerang, serta Dinas Perhubungan Kota Tangerang.

Namun, Jalan layang khusus Transjakarta tersebut hanya beroperasi dari pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB. Sebab, pihaknya masih menunggu rampungnya pemasangan lampu penerangan di jalur koridor 13. "Bila sudah rampung layanan bisa sampai pukul 22.00 WIB,” ungkapnya.

Budi menyebutkan, hanya empat dari 12 halte yang akan beroperasi, yakni Halte Tendean, Halte Tirtayasa, Halte Mayestik, dan Halte Adam Malik. ”Keempat halte ini telah siap dioperasikan. Sementara sisanya sebanyak delapan halte akan dioperasikan setelah dilengkapi fasilitas yang menambah keamanan maupun kenyamanan pelanggan Transjakarta," katanya.

Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menuturkan, secara konstruksi koridor 13 memang sudah selesai dan bisa dioperasikan. Namun, untuk fasilitas pendukung operasional bus, Nirwono meminta agar halte yang tidak siap tidak dioperasikan, khususnya halte yang memiliki ketinggian rawan kecelakaan.

”Ya silakan saja dioperasikan kalau memang mau dioperasikan. Tapi ya tidak akan maksimal. Kita lihat saja nanti, belum ada lampu juga" ungkapnya.

Nirwono menjelaskan, pada saat perencanaan koridor 13 tidak disiapkan untuk bus Transjakarta. Namun, karena banyak mendapatkan pertentangan akhirnya disulap menjadi khusus bus Transjakarta. Makanya Nirwono tidak heran apabila hasilnya seperti yang ada saat ini.

Dia berharap pihak terkait, khususnya PT Transjakarta dapat segera melengkapi fasilitas pendukung bus dan melanjutkan rute hingga ke CBD Ciledug, Tangerang. "Harus dipasang lift untuk yang memiliki ketinggian sampai 23 meter. Tapi lift yang ada di Tosari dan Sarinah saja tidak terawat," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
49 menit yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
1 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
1 jam yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
2 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
3 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
4 jam yang lalu
Infografis
13 Koridor Transjakarta...
13 Koridor Transjakarta Beroperasi 24 Jam Mulai 12 September 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved