Merapat ke Gerindra-PKS, Demokrat Ingin Kadernya Tampil di Pilgub Jabar
Sabtu, 05 Agustus 2017 - 11:59 WIB
Merapat ke Gerindra-PKS, Demokrat Ingin Kadernya Tampil di Pilgub Jabar
A
A
A
BANDUNG - DPD Partai Demokrat Jawa Barat menghendaki salah satu kader terbaiknya maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mendatang. Berbagai persiapan pun telah dilakukan untuk mewujudkan keinginan tersebut.
Persaingan ketat antara kader-kader terbaik Demokrat dan partai lain dalam bangunan koalisi pun dipastikan terjadi seiring dengan hampir bergabungnya Demokrat ke koalisi yang sudah lebih dulu dibangun oleh Gerindra dan PKS.
"Ada tiga nama yang disiapkan Demokrat, yaitu Dede Yusuf (anggota DPR), Herman Khoerun (anggota Demokrat, dan saya sendiri," sebut Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana di Bandung, Sabtu (5/8/2017).
Dengan kapasitas dan rekam jejak ketiga kader terbaik Demokrat Jabar tersebut, pihaknya optimistis satu dari tiga nama tersebut akan terpilih menjadi kandidat calon gubernur/wakil gubernur Jabar.
"Selain anggota DPR, Pak Dede Yusuf juga pernah menjabat wakil gubernur Jabar. Pak Herman Khoerun kiprahnya cukup banyak di dapilnya di wilayah pantura. Sementara saya sendiri, mantan panglima (Panglima Kodam III/Siliwangi) dan sudah hampir 10 tahun memimpin Demokrat Jabar," paparnya.
Iwan mengakui, selain di internal partainya, persaingan ketat antara kandidat calon gubernur/wakil gubernur Jabar di antara anggota koalisi dipastikan terjadi. Meski begitu, pihaknya akan menyerahkan keputusan pengusungan calon kepada pimpinan-pimpinan partai anggota koalisi.
"Cukup banyak kader partai yang akan maju, tapi kalau bicara harapan, tentu kader Demokrat harus ada yang terpilih," ungkap Iwan.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, ketiga kader terbaik Demokrat Jabar, termasuk dirinya, telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pendekatan kepada masyarakat, konsolidasi internal, hingga komunikasi dengan partai politik pun sudah jauh-jauh hari dilakukan.
"Saya sendiri intens berkomunikasi dengan Pak Mulyadi (Ketua DPD Gerindra Jabar). Meski begitu, kami tetap menyerahkan pemilihan kandidat yang akan diusung kepada pimpinan-pimpinan partai (koalisi)," tegasnya.
Disinggung soal hubungan Demokrat dan Gerindra yang mulai harmonis dan mengarah pada koalisi, Iwan menjelaskan, Demokrat dan Gerindra memiliki banyak kesamaan, di antaranya banyak anggotanya yang berasal dari kalangan militer.
"Bagaimanapun chemistry itu harus dibangun. Kita ingin partai koalisi kita memiliki chemistry yang sama, cita-cita yang sama. Karena di Gerindra dan Demokrat banyak kawan-kawan militer, termasuk Pak SBY dan Prabowo juga (berasal dari) militer, saya kira bukan hal sulit bagi Demokrat-Gerindra untuk membangun chemistry tersebut," pungkasnya.
Persaingan ketat antara kader-kader terbaik Demokrat dan partai lain dalam bangunan koalisi pun dipastikan terjadi seiring dengan hampir bergabungnya Demokrat ke koalisi yang sudah lebih dulu dibangun oleh Gerindra dan PKS.
"Ada tiga nama yang disiapkan Demokrat, yaitu Dede Yusuf (anggota DPR), Herman Khoerun (anggota Demokrat, dan saya sendiri," sebut Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana di Bandung, Sabtu (5/8/2017).
Dengan kapasitas dan rekam jejak ketiga kader terbaik Demokrat Jabar tersebut, pihaknya optimistis satu dari tiga nama tersebut akan terpilih menjadi kandidat calon gubernur/wakil gubernur Jabar.
"Selain anggota DPR, Pak Dede Yusuf juga pernah menjabat wakil gubernur Jabar. Pak Herman Khoerun kiprahnya cukup banyak di dapilnya di wilayah pantura. Sementara saya sendiri, mantan panglima (Panglima Kodam III/Siliwangi) dan sudah hampir 10 tahun memimpin Demokrat Jabar," paparnya.
Iwan mengakui, selain di internal partainya, persaingan ketat antara kandidat calon gubernur/wakil gubernur Jabar di antara anggota koalisi dipastikan terjadi. Meski begitu, pihaknya akan menyerahkan keputusan pengusungan calon kepada pimpinan-pimpinan partai anggota koalisi.
"Cukup banyak kader partai yang akan maju, tapi kalau bicara harapan, tentu kader Demokrat harus ada yang terpilih," ungkap Iwan.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, ketiga kader terbaik Demokrat Jabar, termasuk dirinya, telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pendekatan kepada masyarakat, konsolidasi internal, hingga komunikasi dengan partai politik pun sudah jauh-jauh hari dilakukan.
"Saya sendiri intens berkomunikasi dengan Pak Mulyadi (Ketua DPD Gerindra Jabar). Meski begitu, kami tetap menyerahkan pemilihan kandidat yang akan diusung kepada pimpinan-pimpinan partai (koalisi)," tegasnya.
Disinggung soal hubungan Demokrat dan Gerindra yang mulai harmonis dan mengarah pada koalisi, Iwan menjelaskan, Demokrat dan Gerindra memiliki banyak kesamaan, di antaranya banyak anggotanya yang berasal dari kalangan militer.
"Bagaimanapun chemistry itu harus dibangun. Kita ingin partai koalisi kita memiliki chemistry yang sama, cita-cita yang sama. Karena di Gerindra dan Demokrat banyak kawan-kawan militer, termasuk Pak SBY dan Prabowo juga (berasal dari) militer, saya kira bukan hal sulit bagi Demokrat-Gerindra untuk membangun chemistry tersebut," pungkasnya.
(sms)