Warga Keluhkan Kemacetan di Jakarta Kian Parah
Kamis, 03 Agustus 2017 - 04:33 WIB
Warga Keluhkan Kemacetan di Jakarta Kian Parah
A
A
A
JAKARTA - Kemacetan di Jakarta yang kian parah membuat sejumlah masyarakat mengeluhkan hal tersebut. Pemprov DKI diharapkan membuat terobosan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota ini.
Salah satu warga Jakarta Nita (25) mengatakan, kemacetan di Jakarta makin parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya."Kalau sekarang sih berasa banget macetnya," kata Nita kepada SINDOnews, Kamis (3/8/2017).
Nita melanjutkan, kemacetan tak hanya terjadi di jam-jam sibuk seperti jam pulang atau pergi ke kantor. Namun kemacetan terjadi setiap saat.
Belum lagi beberapa proyek pembangunan juga menghambat perjalanan warga Ibu Kota.
"Ya pembangunan jalan dimana-mana. Semoga nanti kalau sudah jadi enggak bikin tambah macet," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Anwar Sadat (25). Karyawan swasta yang setiap harinya berangkat dari Cakung menuju Pulogadung itu harus berjibaku dalam kemacetan selama tiga tahun terakhir.
"Belakangan ini, tiga tahun terakhir saya merasa kemacetan Jakarta emang tambah parah. Bahkan di dekatt rumah saya di Jalan Pulogebang yang sebelumnya kalau pagi itu enggak macet, sekarang sudah mulai macet," kata Sadat.
Sadat berharap, Pemprov DKI Jakarta membuat terobosan jangka pendek untuk mengurai kemacetan di Jakarta."Sekarang ini kan lagi banyak pembangunan jalan seperti inderpass dan flyover. Sambil menunggu proyek-proyek itu selesai, Pemprov DKI harus berani melakukan terobosan jangka pendek guna mengurai kemacetan," harapnya.
Salah satu warga Jakarta Nita (25) mengatakan, kemacetan di Jakarta makin parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya."Kalau sekarang sih berasa banget macetnya," kata Nita kepada SINDOnews, Kamis (3/8/2017).
Nita melanjutkan, kemacetan tak hanya terjadi di jam-jam sibuk seperti jam pulang atau pergi ke kantor. Namun kemacetan terjadi setiap saat.
Belum lagi beberapa proyek pembangunan juga menghambat perjalanan warga Ibu Kota.
"Ya pembangunan jalan dimana-mana. Semoga nanti kalau sudah jadi enggak bikin tambah macet," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Anwar Sadat (25). Karyawan swasta yang setiap harinya berangkat dari Cakung menuju Pulogadung itu harus berjibaku dalam kemacetan selama tiga tahun terakhir.
"Belakangan ini, tiga tahun terakhir saya merasa kemacetan Jakarta emang tambah parah. Bahkan di dekatt rumah saya di Jalan Pulogebang yang sebelumnya kalau pagi itu enggak macet, sekarang sudah mulai macet," kata Sadat.
Sadat berharap, Pemprov DKI Jakarta membuat terobosan jangka pendek untuk mengurai kemacetan di Jakarta."Sekarang ini kan lagi banyak pembangunan jalan seperti inderpass dan flyover. Sambil menunggu proyek-proyek itu selesai, Pemprov DKI harus berani melakukan terobosan jangka pendek guna mengurai kemacetan," harapnya.
(whb)