Program Rutilahu Terganjal Status Tanah Negara

Selasa, 01 Agustus 2017 - 13:10 WIB
Program Rutilahu Terganjal...
Program Rutilahu Terganjal Status Tanah Negara
A A A
BANDUNG - Program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dinilai sangat membantu warga miskin dalam mendapatkan hunian yang sehat dan layak. Namun, program tersebut kerap terganjal persoalan status lahan milik negara.

Anggota Komisi V DPR RI Agung Budi Santoso mengatakan, tidak sedikit warga miskin menghuni rumah yang berdiri di atas lahan milik pemerintah. Kondisi tersebut membuat mereka tidak bisa menikmati program rutilahu yang digulirkan pemerintah.

"Di Kota Bandung dan Cimahi, masih banyak rumah-rumah tidak layak huni yang berdiri di atas tanah negara, itu jadi masalah dalam penyaluran bantuan rutilahu," ungkap Agung kepada SINDOnews, Selasa (1/8/2017).

Agung berharap, pemerintah daerah memberikan solusi agar warganya bisa mendapatkan hunian yang layak. Dia mengapresiasi program Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang telah berhasil menata kawasan kumuh dan memindahkan warganya ke rumah susun.

"Dengan program tersebut, jumlah warga yang menghuni rutilahu akan semakin berkurang dan akhirnya habis," katanya.

Dalam acara bedah rumah di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (30/7/2017), Agung mengaku membantu memperbaiki dua unit rutilahu yang berdiri di atas lahan negara.

"Sedih melihatnya karena kondisinya lebih buruk daripada kandang kambing. Dengan kemampuan yang ada, saya berusaha membedah rumah tersebut. Insya Allah dalam dua minggu perbaikan selesai," tandasnya.

Ditemui terpisah, Senin (31/7/2017), Wali Kota Ridwan Kamil mengaku akan terus menata kawasan kumuh di kota yang dipimpinnya. Dia pun berjanji melakukan penataan tanpa harus menggusur warganya.

"Seperti penataan permukiman bantaran Sungai Cikapundung, itu ilegal karena berdiri di atas lahan negara. Kita berikan solusi kepada warganya untuk pindah ke rumah susun," ujarnya mencontohkan.

Dalam waktu dekat, Wali Kota yang akrab disapa Emil itu akan kembali menata kawasan kumuh di kawasan Tamansari, Kota Bandung. Warga Tamansari akan dipindahkan sementara selama enam bulan sambil menunggu penataan selesai.
(zik)
Berita Terkait
Tangis Bahagia Sarkani...
Tangis Bahagia Sarkani Warga Tangerang Penerima Bedah Rumah, Uang Rp 15 Juta, dan Gerobak Perindo Langsung dari HT
Dibantu Warga, Polsek...
Dibantu Warga, Polsek Kelapa Gading Bedah Rumah Milik Anggota Hansip
Cerita Pencari Tutut...
Cerita Pencari Tutut dengan Rumah Beralaskan Tanah, Saksikan Program Bedah Rumah Lagi
Program Bedah Rumah...
Program Bedah Rumah Dorong Penghidupan Lebih Baik
Perjuangan Tasya Rosmala...
Perjuangan Tasya Rosmala Bantu Tukang Pecel dan Pencari Rumput Laut, Saksikan Program Bedah Rumah Lagi’ dan Uang Kaget Lagi di MNCTV
Double Kejutan, Double...
Double Kejutan, Double Kagetnya! Tayang setiap hari di MNCTV
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved