9 Pria Diduga Pesta Gay di Pemandian Air Panas Songgoriti

Minggu, 30 Juli 2017 - 19:04 WIB
9 Pria Diduga Pesta...
9 Pria Diduga Pesta Gay di Pemandian Air Panas Songgoriti
A A A
BATU - Polres Kota Batu mengamankan sebanyak 11 orang dari tempat wisata pemandian air panas di kawasan Songgoriti, Kota Batu, Jawa Timur. Mereka terdiri dari sembilan orang yang diduga melakukan pesta gay dan dua orang penjaga tempat wisata.

Sembilan pria yang diduga melakukan pesta gay berinisial B (37), warga Kota Batu; R (26), warga Kota Malang; IA (38), warga Kabupaten Malang; PS (27), warga Kota Malang; RAS (16), warga Kota Batu; YHA (18), warga Kota Batu; RI (42), warga Kota Batu; WH (37), warga Kota Surabaya; dan S (51), warga Kota Malang.

Sedangkan dua penjaga tempat wisata yang ikut diamankan untuk dimintai keterangan diketahui berinisial AP (49) dan ATP (23), keduanya merupakan warga Kota Batu. "Semua yang kita amankan, telah kita minta keterangan dan kita lepas kembali karena tidak ada bukti telah melakukan pelanggaran pidana," ujar Kepala Polres Kota Batu AKBP Budi Hermanto, Minggu (30/7/2017).

Menurut Budi, mereka telah diminta untuk membuat pernyataan secara tertulis untuk tidak melakukan kegiatan prostitusi, asusila, maupun pornografi di kawasan wisata Kota Batu. Apabila di kemudian hari ditemukan bukti kuat telah terjadi pelanggaran pidana, dia berjanji menindak tegas para pelaku prostitusi tersebut.

Upaya mengungkap berkembangnya bisnis prostitusi sesama jenis di wilayah Kota Batu tersebut sudah dilakukan oleh Polres Kota Batu sejak 25 Juli 2017. Hal ini didasarkan pada laporan masyarakat, yang mencurigai adanya kegiatan prostitusi sesama jenis di Kota Batu. Laporan ini juga didasarkan dari pantauan masyarakat di media sosial.

Budi menyebutkan, sejumlah informasi memang telah menjadi viral di media sosial, yakni telah dibentuk Ikatan Gay Kota Batu (Igaba). "Mereka dikabarkan akan berpesta di Songgoriti. Makanya kita lakukan tindakan penggerebekan di lokasi pada Minggu (30/7) pukul 02.00 WIB. Hasilnya kita amankan 11 orang, yang sudah kita kembalikan ke keluarganya masing-masing," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
MUI Larang Masyarakat...
MUI Larang Masyarakat Promosikan LGBT di Semua Media
Cegah Berkembang di...
Cegah Berkembang di Garut, Perbup Anti LGBT Diterbitkan Pemkab
Aksi Warga Bogor Tolak...
Aksi Warga Bogor Tolak LGBT
Pawai LGBT di New York...
Pawai LGBT di New York City Dibubarkan Polisi
Siapa Transgender Pertama...
Siapa Transgender Pertama di Dunia? Ini Sosoknya
Rusia Resmi Tetapkan...
Rusia Resmi Tetapkan Gerakan LGBT Sebagai Kelompok Ekstremis
Berita Terkini
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
11 menit yang lalu
Pramono: Terowongan...
Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City, Urai Macet dan Bisa Jadi Sentra UMKM
36 menit yang lalu
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
1 jam yang lalu
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
2 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
3 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved