Bayi Disiksa, Yayasan MMAM Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Sang Ibu

Sabtu, 29 Juli 2017 - 14:32 WIB
Bayi Disiksa, Yayasan...
Bayi Disiksa, Yayasan MMAM Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Sang Ibu
A A A
DENPASAR - Yayasan Metha Mama and Maggha (MMAM) masih menunggu hasil tes kejiwaan Mariana Dangu (30), ibu kandung yang menyiksa bayinya. Pihak yayasan menolak memberikan sang bayi kepada ibunya jika belum diketahui kondisi kejiwaannya, agar kasus penyiksaan tersebut tidak terulang lagi.

"Di sini kami hanya ingin melindungi saja baby J (bayi korban penyiksaan oleh ibunya). Kenapa kami tidak bisa menyerahkan anak itu kepada ibunya, karena belum menerima surat-surat kejiwaan atas ibu kandung dari bayi ini," ujar Nyoman Yudara kuasa hukum Yayasan MMAM, Sabtu (29/7/2017).

Dia menjelasakan kedatangnya ke Polda pada Jumat 28 Juli 2017 bukanlah untuk melaporkan ibu kandung sang bayi. "Di sana kami kemarin hanya mendesak polisi untuk memberi perlindungan kepada baby J. Kami tidak melaporkan kejadian itu. Polisi yang membuat laporan A," katanya.

Dinas Sosial Provinsi Bali melalui Kepala Seksi Rehab Sosial Anak dan Lansia, Ida Ayu Ketut Anggreni mengatakan hal senada. Pihaknya tidak mengizinkan sang ibu mengambil bayinya pada 27 Juli 2017 lalu.

"Kami tidak mengizinkan, sebab belum mengantongi surat dari dokter tentang kondisi si ibu. Kami menolak dengan tegas adanya hal itu. Kami ingin baby J ini terselamatkan,"terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa yayasan MMAM di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Bali. Dikabarkan sebelumnya, mencuatnya kasus baby J ini lantaran adanya unggahan video kekerasan baby J yang disiksa ibunya. Video tersebut telah diunggah oleh pemilik akun facebook Eva Vega pada 27 Juli 2017.
(wib)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
1 jam yang lalu
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
1 jam yang lalu
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
1 jam yang lalu
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
13 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
14 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
14 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved