Begini Kronologis Pengungkapan Sabu Ratusan Kilogram di Penjaringan

Rabu, 26 Juli 2017 - 22:29 WIB
Begini Kronologis Pengungkapan...
Begini Kronologis Pengungkapan Sabu Ratusan Kilogram di Penjaringan
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan ratusan kilogram sabu yang disita di Penjaringan, Jakarta Utara, berasal dari China. Pengungkapan kasus tersebut juga melibatkan kepolisian dari negeri Tirai Bambu tersebut.

Direktur Penindakan dan Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan kerja sama dari BNN, Dit 4 Bareskrim Mabes Polri, dan Ditjen Bea Cukai, serta kepolisian China yang memberikan informasi awal adanya sabu masuk ke Indonesia. Petugas kepolisian China memberikan informasi tentang adanya sabu yang masuk melalui jalur laut.

Penelusuran terhadap lokasi ini kemudian dilakukan petugas. "Jadi sabu itu setelah masuk ke Jakarta dibawa ke pergudangan. Saat hendak dibawa ke tempat lain, kami melakukan penggrebekan," tutur Arman di lokasi penggrebekan kedua, di rumah Jalan Muara Karang Cantik, No 16 BLok D Selatan, RT04/18, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam penggerebakan ini, lanjut Armand, bandar narkoba asal Taiwan, Khe Huan Hong ditembak mati. Sedangkan dua WNI yang berperan sebagai kurir hingga kini masih dalam pemeriksaan petugas.

Selain mengekusi mati, petugas juga menyita lebih ratusan kilogram sabu serta menyita satu mobil boks nopol B 9008 PZ yang diduga kuat untuk mengantar sabu. Hingga berita ditulis, penghitungan terhadap jumlah sabu pun masih dilakukan.

Sebab, sabu disimpan di dua tempat terpisah yakni, mobil boks dan mesin pemoles sepatu berjumlah delapan buah dengan perincian satu mesin berisi 1,1 kilogram sabu. Diperkirakan sabu pun mencapai 300 kilogram.

Seorang sekuriti perumahan Damar (32) mengatakan, rumah tersebut disewa pelaku usai Lebaran lalu. Diketahuinya, rumah tersebut memang dijadikan sebuah perusahaan ekspedisi.

"Setahu saya sih ada kantor ekspedisi di rumah itu," kata Damar. Dia menjelaskan, tak ada aktivitas mencolok dari rumah tersebut. Namun, diakuinya para pekerja tertutup terhadap warga sekitar.

"Enggak ada warga yang tahu bagaimana aktivitas di dalam rumah itu. Paling hanya pekerja saja," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Penggerebekan 165 Kilogram...
Penggerebekan 165 Kilogram Sabu-sabu di Aceh Barat
Pabrik Sabu di Karawaci,...
Pabrik Sabu di Karawaci, Polisi Ungkap Tersangka Sering Pindah-pindah Tempat
Jaringan Narkoba Internasional...
Jaringan Narkoba Internasional Incar Perairan Batam, Penyelundupan Sabu Hampir 3 Kg Digagalkan
Polres Muba Sikat Empat...
Polres Muba Sikat Empat Pengedar Narkoba
Fakta Buruk Tentang...
Fakta Buruk Tentang Sabu, Barang Bukti Millen Cyrus
Satuan Narkoba Polrestro...
Satuan Narkoba Polrestro Depok Amankan Sabu Sebanyak 46 Kilogram
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 menit yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
14 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
1 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
1 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
3 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved