Dahulu Pelajar Berprestasi, Kini Hidup Dipasung

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:14 WIB
Dahulu Pelajar Berprestasi,...
Dahulu Pelajar Berprestasi, Kini Hidup Dipasung
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Jumiati (23), warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah harus hidup dipasung karena sering marah secara tiba-tiba dan menghancurkan seisi rumah. Pemasungan ini terpaksa dilakukan pihak keluarga karena takut Jumiati mengganggu orang lain dan pergi.

"Jangan berpikir yang tidak-tidak. Ini kami lakukan demi keselamatan Jumiati dan keselamatan semua orang. Karena kalau tidak dipasung bisa menghancurkan seisi rumah dan takut mengganggu orang lain. Ini baru kita pasung tiga hari setelah merusak kaca rumah tetangga dan sempat menghilang 10 hari dan balik sendiri," ujar ibu dari Jumiati, Sarnin (55), di rumah sederhananya, Rabu (26/7/2017).

Jumiati mengalami gangguan kejiwaan sejak 3,5 tahun silam, seusai lulus SMA. Padahal, Jumiati saat itu mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Pulau Jawa. Namun, karena mengalami gangguan kejiwaan, musnah sudah keinginan Jumiati untuk berkuliah.

"Jadi ceritanya habis lulus sekolah SMA Jumiati pergi ke Kota Palangka Raya menemui ayahnya. Namun setelah pulang tiba-tiba sering linglung dan hilang ingatan. Namun kadang baik-baik saja bahkan diajak mengobrol juga nyambung. Tapi kalau sudah kambuh saya pun dianiaya habis-habisan," kata Sarnin yang sudah berpisah dengan suaminya ini.

Jumiati adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Anaknya sejak SD hingga SMA selalu rangking tiga besar dan selalu dapat beasiswa dari sekolah maupun pemerintah.

"Anaknya ini sejak kecil pintar. Tapi Allah berkehendak lain. Saya berharap ada pihak yang membantu terutama pemerintah daerah. Sebab segala upaya sudah saya lakukan demi anak saya ini. Materi pun sudah banyak habis tapi tidak sembuh juga. Terpaksa saya pasung begini demi kebaikan Jumiati dan orang lain," kata Sarnin sambil meneteskan air mata.
(zik)
Berita Terkait
Terkendala Biaya untuk...
Terkendala Biaya untuk Berobat, Kakek Penderita Gangguan Jiwa Ini Terpaksa Dipasung Keluarga
Melawan saat Ditangkap,...
Melawan saat Ditangkap, ODGJ Pelaku Pembunuhan di Sikka Tewas Ditembak
Kesal Ditegur, Orang...
Kesal Ditegur, Orang Dengan Gangguan Jiwa Acungkan Pisau ke Pemotor di Tangsel
Ngamuk di Tengah Jalan...
Ngamuk di Tengah Jalan Sambil Bawa Sabit, Pria Ini Gemparkan Warga Banyumas
Suami Idap Gangguan...
Suami Idap Gangguan Jiwa, Atik Berjibaku Hidupi 3 Anaknya
China Gempar, Viral...
China Gempar, Viral Video Perempuan Paruh Baya Dirantai di Leher
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
12 menit yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
2 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
12 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
13 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
13 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
14 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved