Pegiat Autis Minta Pembully Farhan Diberi Sanksi Sosial

Jum'at, 21 Juli 2017 - 05:50 WIB
Pegiat Autis Minta Pembully...
Pegiat Autis Minta Pembully Farhan Diberi Sanksi Sosial
A A A
DEPOK - Universitas Gunadarma (Gundar) telah menjatuhkan sanksi berupa skorsing pada empat mahasiswanya. Kemudian diberikan peringatan juga pada sembilan mahasiswa lainnya.

Namun hal itu dirasa tak cukup oleh masyarakat yang peduli pada anak berkebutuhan khusus. Mereka meminta pelaku diberikan sanksi sosial.

"Harus ada sanksi sosialnya juga. Misalnya pelaku dilibatkan menjadi pendamping disabilitas selama lebih kurang limaa tahun dan aktif juga secara berturut-turut minimal dua bulan untuk aktif di kegiatan disabilitas," kata Direktur LBH Disabilitas Indonesia, Hari Kurniawan, Kamis (20/7/2017).

Selain itu kampus juga dituntut membentuk unit layanan disabilitas. Hal itu kata dia berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 di Pasal 145 yaitu, setiap universitas yang menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), harus sediakan unit layanan disabilitas.

"Menurut catatan kami, di Gunadarma mereka menerima ABK dengan komposisi 20 disabilitas, 7 autis dan tiganya tuna netra. Namun sangat disayangkan, ketika kampus sebesar ini tidak memberikan layanan yang nyata bagi penyandang disabilitas," ucapnya.

(Baca juga: Kasus Bullying di Gunadarma, Orang Tua Farhan Maafkan Pelaku)

Terlepas MF adalah ABK atau bukan, lanjutnya kasus yang dialaminya adalah perundungan (bullying) dan itu tidak boleh terjadi.

"Kasus ini bukan sekali saja, alumni Gundar yang saat ini menjadi penyandang disabilitas juga dibully dan itu mengaku ke kami. Harus ada perhatian dari kampus, jangan sampai kasus ini dialami lagi oleh ABK," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Hari Pendidikan Nasional,...
Hari Pendidikan Nasional, Kasus Perundungan Sekolah Berubah ke Cyberbullying
4 Negara dengan Kasus...
4 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi
Seorang Pria di Biringkanaya...
Seorang Pria di Biringkanaya Tewas Dikeroyok Gegara Bullying
Kasus Bullying Murid...
Kasus Bullying Murid SD di Enrekang Berujung Damai
Kasus Bullying Penjual...
Kasus Bullying Penjual Jalangkote Diharap Berlanjut ke Pengadilan
Kasus Bullying Meningkat,...
Kasus Bullying Meningkat, Sudin Jakbar Gelar Sosialisasi Pencegahan
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
50 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
57 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved