Penjualan Mobil di Jatim Lesu

Selasa, 18 Juli 2017 - 17:47 WIB
Penjualan Mobil di Jatim...
Penjualan Mobil di Jatim Lesu
A A A
SURABAYA - Kinerja penjualan mobil di Jawa Timur (Jatim) selama semester I/2017 mencapai 64.000, tumbuh 2,7% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sejumlah diler mobil menilai, pertumbuhan penjualan tersebut masih cukup kecil dan bisa dikatakan stagnan.

Marketing and After Sales Director Honda Surabaya Center (HSC), diler mobil Honda wilayah Jatim, Wendy Miharja mengatakan, selama enam bulan di 2017 ini, pihaknya membukukan penjualan kendaraan sebanyak 11.524 unit. Hingga akhir tahun ini, HSC membidik total penjualan sebanyak 30.500 unit, naik dibanding realisasi tahun lalu sebanyak 29.945 unit.

“Realisasi penjualan di semester pertama tahun ini kurang begitu menggembirakan. Padahal, kami berharap penjualan bisa tumbuh diangka 10%,” katanya.
Momentum Lebaran, kata dia, tidak mampu mendongkrak penjualan. Salah satu pemicu, momen tahunan itu bertepatan dengan tahun ajaran baru. Selain itu, momen Lebaran juga dibarengi dengan banyak hari libur yang kurang mendorong masyarakat beli mobil.

“Kami akan berupaya menggenjot penjualan di semester dua ini. Kami siapkan sejumlah program diskon dan undian berhadiah untuk menarik minat masyarakat membeli mobil,” ujarnya.

Kondisi yang sama dialami Auto2000, diler Toyota di Jatim. Selama separuh tahun ini, Auto2000 hanya mampu membukukan penjualan sebanyak 20.278 unit. Sedangkan hingga akhir tahun ini, diler tersebut menargetkan penjualan sebanyak 39.000 unit.

“Situasi pasar kurang begitu bagus. Kami terpaksa merevisi target penjualan. Target penjualan 39.000 itu sudah direvisi dari sebelumnya sekitar 40.000 unit lebih,” kata Branch Manager Auto2000 Sungkono Surabaya, Faris Henky Irawan.

Dia menambahkan, pihaknya optimistis dalam semester dua ini penjualan akan meningkat. Ini ditandai dengan turunnya anggaran pemerintah untuk proyek-proyek infrastruktur. Sehingga, ekonomi akan bergerak.

Selain itu, bulan depan akan ada produk baru dari Toyota. Sayangnya, pihaknya enggan jenis menjelaskan secara lebih detil jenis produk yang dimaksud. “Kami juga ada program cicilan selama delapan tahun dengan uang muka yang terjangkau,” terangnya.
(rhs)
Berita Terkait
Pentingnya Mendorong...
Pentingnya Mendorong Jiwa Wirausaha demi Keberlanjutan Hidup
Dukung UMKM Ekspor,...
Dukung UMKM Ekspor, Sampoerna Bawa Wirausaha Gorontalo ke Trade Expo Indonesia 2023
KIWI Challenge Bangkitkan...
KIWI Challenge Bangkitkan Minat Wirausaha Generasi Muda
Western Sydney University...
Western Sydney University Kenalkan Konsep Side Hustle kepada Pelajar Indonesia
64 Mahasiswa Nobel Indonesia...
64 Mahasiswa Nobel Indonesia Kantongi Nomor Induk Berusaha
Bekali 50 Wirausaha,...
Bekali 50 Wirausaha, Bank Mandiri Taspen Dorong Mantapreneur Go Ekspor
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved