Pemerintah Kaji Penonaktifan Gerbang Tol Cikarang Utama

Senin, 17 Juli 2017 - 17:59 WIB
Pemerintah Kaji Penonaktifan...
Pemerintah Kaji Penonaktifan Gerbang Tol Cikarang Utama
A A A
BEKASI - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sedang mengkaji rencana penonaktifan Gerbang Tol Cikarang Utama di ruas tol Jakarta-Cikampek dalam waktu dekat ini.

Penonaktifan gerbang tol ini sempat mencuat karena menjadi salah satu penyebab kemacetan kendaraan yang mengarah ke Cikampek maupun arah Jakarta.

”Rencana itu masih dalam kajian awal pemerintah,” kata Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna kepada wartawan di Bekasi beberapa waktu lalu.Dia mengungkapkan, karena masih kajian awal maka pembahasan soal penonaktifan Gerbang Tol Cikarang Utama dinilai masih prematur.
Sampai saat ini pemerintah masih melakukan kajian yang mendalam tentang dampak pengoperasian gerbang tol yang memiliki 31 gardu ini. Menurut dia, jumlah arus lalu lintas di ruas tol Jakarta-Cikampek cukup tinggi.

Di hari biasa, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 80.000 unit, sedangkan akhir pekan mencapai 100.000 unit. Lalu untuk arus mudik dan balik Lebaran bisa mencapai 120.000 unit kendaraan.

Karena tingginya lalu lintas di sana, pihak operator tol yaitu PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek dibantu Polri melakukan contraflow atau rekayasa lalu lintas dengan melawan arus kendaraan di arah sebaliknya.

Polisi terpaksa menggunakan diskresinya karena terjadi kemacetan sampai empat kilometer. Tingginya arus lalu lintas tol di Jakarta-Cikampek ini dipicu karena berbagai faktor.

Selain Kabupaten Bekasi merupakan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, ruas tol ini juga menjadi jalur perlintasan masyarakat yang hendak ke Bandung dan Cikopo, Purwakarta. Karena itu, tidak menutup kemungkinan pemerintah bakal membangun tol baru untuk memisahkan kendaraan yang mengarah ke Bandung dan Cikopo.

Dengan demikian, masing-masing kendaraan yang mengarah ke Bandung dan Cikopo bisa leluasa melintas karena tidak saling bersinggungan.Gerbang Tol Cikarang Utama disebut menjadi penyebab utama kemacetan karena transaksi pembayaran dan pengambilan kartu elektronik pembayaran berada di gerbang itu.

Pengendara yang mengarah ke Cikampek diharuskan mengambil kartu elektronik pembayaran. Sedangkan pengendara yang mengarah ke Jakarta melakukan transaksi tol. Sistem pembayaran di tol Cikarang Utama, sama halnya di gerbang Cibubur Utama dan Cimanggis di ruas tol Jagorawi. Hanya penonaktifan gerbang ini lebih dulu direalisasi dibanding Cikarang Utama, yaitu pada akhir bulan ini.
(ysw,ars)
Berita Terkait
Catat! Tarif Tol Jakarta-Cikampek...
Catat! Tarif Tol Jakarta-Cikampek Diskon 20 Persen saat Mudik
PJR Jakarta-Cikampek...
PJR Jakarta-Cikampek Gagalkan Pengiriman 40.530 Bungkus Rokok Ilegal ke Tangerang
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan di Tol Cikampek KM 6 Arah Jakarta yang Bikin 1 Mobil Terpental dan Terbakar
Puncak Arus Balik usai...
Puncak Arus Balik usai Liburan, Tol Japek Arah Jakarta Macet Panjang
Jadi Tanda Tanya, Mendadak...
Jadi Tanda Tanya, Mendadak Jasa Marga Larang Truk Gol 3 dan 5 Melintas Tol Cikampek
Lalu Lintas Normal,...
Lalu Lintas Normal, Contraflow KM 55-KM 65 Arah Cikatama Dihentikan
Berita Terkini
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
1 jam yang lalu
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
2 jam yang lalu
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
3 jam yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
4 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
4 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
11 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved