DKI Ingin Terapkan Sistem Integrasi Tiket Antarmoda Transportasi

Kamis, 13 Juli 2017 - 02:25 WIB
DKI Ingin Terapkan Sistem...
DKI Ingin Terapkan Sistem Integrasi Tiket Antarmoda Transportasi
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengklaim bila semua moda transportasi di Ibu Kota saling terintegrasi dengan moda trasnportasi ke daerah lainnya. Sayangnya, masing-masing pelaksana pembangunan moda transportasi di Jakarta tidak mau di bawah satu pengelolaan.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saeful hidayat mengatakan, pembangunan moda transportasi berbasis rel seperti Mass Rapid Trasnit (MRT) yang dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT MRT, Light Rail Transit (LRT) Velodrome-Kelapa Gading oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sudah terintegrasi dengan jalur moda trasnportasi lainnya seperti bus Transjakarta, kereta Api dan bahkan LRT Jabodetabek yang dikerjakan pemerintah pusat.

“Saya sudah sampaiakan kepada Presiden Jokowi semua jalur transportasi sudah pasti terintegrasi. Pada Agustus 2018 kami akan uji cobakan, baik itu MRT ataupun LRT,” kata djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 12 Juli 2017 kemarin.

Terkait integrasi tiket antarmoda trasnportasi, Djarot mengakui masih dikelola masing-masing pelaksana pembangunan. Untuk itu, Djarot mendukung DPRD yang ingin mengunjungi Hong Kong dengan membuat surat kepada pemerintah setempat agar mengundang Pemprov DKI berkunjung ke sana.

Dengan kunjugan tersebut, Djarot berharap Pemprov DKI dapat mengetahui pengelolaan Trasnsit Oriented Development (TOD) dalam mengintergasikan berbagai moda transportasi di Hong Kong. “TOD itu menjadi perhatian penting dalam mengintegrasikan seluruh moda trasnportasi. Sistemnya akan kita tiru karena terbukti berjalan baik selama bertahun-tahun. Jadi silakan teman-teman Dewan ke sana, supaya dapat mengetahui sistem di Hong Kong,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik menuturkan, rencana DPRD mengunjungi Hong Kong itu terkait dengan usulan dana tambahan yang diajukan PT MRT pada MRT fase I Rp2,5 triliun dan Fase II Rp25 triliun. Termasuk dengan subsidi tiket pada 2019 pada tiga moda transportasi, MRT, LRT dan bus Tasnjakarta yang diperkirakan mencapai angka triliunan rupiah.

Politikus Gerindra itu menilai bahwa pengelolaan trasnportasi itu harus di bawah satu TOD seperti yang dilakukan oleh Hong Kong. Sehingga, selain memudahkan perjalanan masyarakat, subsidi pemerintah dapat diminimalisir.

“Manajemen TOD Hong Kong ternyata terbaik soal pengelolaan seluruh moda transportasi. Kalau di kita kan enggak, MRT dikelola PT MRT, LRT dikelola PT Jakpro dan bus Transjakarta dikelola oleh PT Transportasi Jakarta. Saat ini saja PT Trasnportasi Jakarta terus minta kenaikan subsidi setiap tahun,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
1 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
12 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
12 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
12 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved