Kewalahan Atasi Sampah, Pemkab Tangerang Akan Surati 2 Kementerian

Rabu, 12 Juli 2017 - 22:23 WIB
Kewalahan Atasi Sampah,...
Kewalahan Atasi Sampah, Pemkab Tangerang Akan Surati 2 Kementerian
A A A
TANGERANG - Masalah sampah di Kabupaten Tangerang sudah sangat memprihatinkan. Dibutuhkan pengelolaan yang serius dan profesional untuk mengatasi persoalan sampah tersebut.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pun berusaha menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berpartisipasi dalam mengelola sampah menjadi salah satu solusinya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Pemkab Tangerang masih mencari formula yang ideal dalam hal pengelolaan sampah. Termasuk dalam bekerja sama dengan pihak BUMD.

"Kita masih mencari bentuk pengelolaan dan menejemen sampah yang tidak melanggar aturan, tapi ramah lingkungan dan juga mempercepat pengelolaan sampah," katanya di Tangerang, Rabu (12/7/2017).

Selain dengan BUMD, dia mengatakan, tidak menuntut kemungkinan Pemkab akan bekerja sama dengan pihak swasta. Namun yang jadi kendalanya saat ini adalah belum adanya peraturan yang konkret dari pemerintah.

"Sejumlah kendala dan persoalan yang akan ditindaklanjuti ke depan adalah belum adanya peraturan konkret dari pemerintah pusat terhadap pengelolaan sampah di daerah," sambung Zaki.

Menurutnya, dengan adanya peraturan yang dikeluarkan pemerintah pusat akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkab Tangerang, dalam menentukan kebijakan terkait sampah.

"Peran BUMD dalam pengelolaan sampah saat ini masih belum maksimal. Padahal, BUMD dapat berpartisipasi mengelola sampah. Apalagi, belum adanya teknologi yang bisa dipergunakan," katanya.

Lebih lanjut, Zaki menegaskan, pihaknya akan melayangkan surat kepada Kemendagri dan Kementerian Lingkungan Hidup agar segera menerbitkan aturan khusus pengelolaan sampah di daerah.

"Ini penting, karena selama ini pengelolaan sampah di daerah terbentur oleh tidak adanya aturan dan penggunaan teknologi yang dipergunakan. Semoga masalah sampah ini dapat di atasi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Syaefullah mengatakan, setiap harinya terdapat sebanyak 1.700 kubik sampah diangkut di seluruh daerah, di Kabupaten Tangerang.

"Dari 1.700 kubik sampah yang tersebar di seluruh Kabupaten Tangerang, yang bisa kita angkut dengan menggunakan armada hanya 800-900 kubik perharinya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," paparnya.

Menurut Syaefullah, jumlah volume sampah diperkirakan meningkat. Pihaknya meyakini, masih ada sampah yang masih tersimpan di rumah-rumah warga dan belum dibuang ke TPA.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkab Tangerang Bikin...
Pemkab Tangerang Bikin Terobosan Kumpulkan Sampah Elektronik
Sepekan Lebaran, Volume...
Sepekan Lebaran, Volume Sampah di Tangerang Capai 1.400 Ton per Hari
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Tangerang Selatan Bakal...
Tangerang Selatan Bakal Buang Sampah ke Kota Serang
Kota Tangerang Daerah...
Kota Tangerang Daerah Pertama di Banten Gunakan Teknologi PSEL Dalam Pengolahan Sampah
Pemkab Bekasi Tutup...
Pemkab Bekasi Tutup Tempat Pembuangan Sampah Liar di Jayamukti
Berita Terkini
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
27 menit yang lalu
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
2 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
2 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
3 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved