PPDB Online Bekasi Kisruh, Warga Segel Gedung SMA Negeri

Selasa, 11 Juli 2017 - 22:05 WIB
PPDB Online Bekasi Kisruh,...
PPDB Online Bekasi Kisruh, Warga Segel Gedung SMA Negeri
A A A
BEKASI - Sejumlah sekolah negeri di wilayah Kabupaten Bekasi digeruduk warga yang kecewa dengan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, pada Selasa (11/7/2017). Sekolah yang digeruduk itu di antaranya, SMP Negeri 1 dan 2 Tambun serta SMA Negeri 2 Cikarang.

Sejumlah warga membentangkan spanduk, maupun membawa poster dengan berbagai tuntutan. Mereka menuntut agar pihak sekolah memasukkan anaknya ke sekolah tersebut.

Bahkan, dalam poster itu tertulis ‘SMP 1 punya orang Tambun’. Warga juga membantangkan spanduk lebar menutup gerbang sekolah. Isinya ungkapan kekecewaan karena anak-anak mereka tidak diterima di sekolah tersebut.

”Betapa kecewanya warga Tambun kepada pihak sekolah,” ujar warga RW 5 Kampung Kobra kepada wartawan, pada Selasa (11/7/2017). Sementara di SMA Negeri 2, Cikarang Utara, puluhan orang tua siswa menyegel gerbang sekolah. Sebab, anaknya tidak bisa sekolah di sekolah tersebut.

’Sekolah SMA Negeri 2 kami segel, kami akan buka sampai anak diterima sekolah,’ bunyi sepanduk tersebut. Alasan warga protes, karena sekolah tersebut berdiri di desa mereka. Karena itu, mereka ingin menyekolahkan anaknya di sekolah yang ada diarea tinggal mereka.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi M Supratman mengatakan, sedang berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait permasalahan itu. Sebab, lembaganya tidak bisa asal memasukkan anak ke sekolah terkait.

”Kami hanya menjalankan regulasi,” katanya. Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 /2017, bahwa kuota sekolah dasar negeri setiap rombel maksimal hanya 28, sedangkan untuk sekolah menengah negeri 32.

Sampai saat ini, kata dia, persoalan tersebut masih dibahas, dan belum mendapatkan jawaban dari Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan. Sehingga, persoalan tersebut dengan cepat terselesaikan.”Saya sekarang berada di Jakarta, apalagi PPDB sudah ditutup,” ungkapnya.

Sementara Komisi IV DPRD Kabupaten sangat menyayangkan protes warga terkait PPDB Online diwilayahnya terus berlanjut.”Kisruhnya PPDB merupakan dampak kurangnya fasilitas,” tegas Anggota Komisi IV Muhamad Jamil.

DPRD, lanjut Jamil, sudah merekomendasikan kepada pemerintah untuk meminta solusinya kepada Kemendikbud agar permasalahan ini bisa tuntas. Terutama soal kemungkinkan menambah kuota dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional soal jumlah SD per kelas sebanyak 28 siswa menjadi 40 siswa.

Selain itu untuk siswa SMP dari 32 siswa per kelas menjadi 40 siswa per kelas. Kemudian, pihaknya juga meminta tambahan Rombongan Belajar (Rombel) untuk mengatasi masalah warga sekitar yang tak tertampung.”Usulan ini harus segera dilakukan, agar masalah ini bisa teratasi,” tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
PPDB Online Bekasi Dibuka...
PPDB Online Bekasi Dibuka Akhir Juni 2023, Simak Jadwal, Dokumen, dan Syarat Daftar
Belum Siap, PPDB Kota...
Belum Siap, PPDB Kota Bekasi Batal Dibuka Hari Ini
Pendaftaran Penerimaan...
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN 70 Jakarta
PPP Ingatkan Sekolah...
PPP Ingatkan Sekolah Hindari KKN dalam Penerimaan Siswa Baru
Pendaftaran PPDB Jabar...
Pendaftaran PPDB Jabar 2023 Dibuka 6-10 Juni, Wajib Baca Ketentuan Ini Jika Ingin Lolos
Waspadai Anak Titip...
Waspadai Anak Titip ke KK Orang Lain, Forpi Kota Yogyakarta Buka Posko Pengaduan PPDB
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
9 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
13 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
13 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
13 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved