19 Penerbangan di Bandara Adisutjipto Terganggu Balon Udara
Rabu, 28 Juni 2017 - 07:26 WIB
19 Penerbangan di Bandara Adisutjipto Terganggu Balon Udara
A
A
A
YOGYAKARTA - Lapangan Udara (Lanud) Adisutjipto menyebutkan setidaknya ada 19 laporan penerbangan yang terganggu dengan balon udara yang diterbangkan oleh warga. Beruntung, 19 penerbangan sipil yang terganggu balon udara tersebut tidak celaka.
Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Giyanto menuturkan, setiap Lebaran aktivitas menerbangkan balon udara kembali muncul. Seolah sudah menjadi tradisi, aktivitas menerbangkan balon udara tersebut muncul di Magelang, Wonosobo, Temanggung, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Cilacap, Banjarnegara dan Kulonprogo.
"Padahal wilayah tersebut merupakan jalur penerbangan," tuturnya.
Maraknya kembali menerbangkan balon udara tersebut sangat meresahkan dunia penerbangan. Sebab, jika balon udara yang terbang tinggi dan masuk ke jalur penerbangan, maka sangat membahayakan penerbangan karena bisa mengakibatkan kecelakaan pesawat terbang.
Kekhawatiran ini bertambah besar karena bandar udara (Bandara) Adisutjipto tersebut merupakan jalur padat. Ratusan penerbangan sipil selalu memadati bandara ini. Terlebih ketika Lebaran seperti ini, intensitas penerbangan semakin bertambah banyak.
"Balon udara tidak bisa ditolerir. Kami imbau masyarakat jangan main-main lagi dengan balon udara. Kalau sampai masuk mesin, pesawat bisa celaka," imbaunya.
Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Giyanto menuturkan, setiap Lebaran aktivitas menerbangkan balon udara kembali muncul. Seolah sudah menjadi tradisi, aktivitas menerbangkan balon udara tersebut muncul di Magelang, Wonosobo, Temanggung, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Cilacap, Banjarnegara dan Kulonprogo.
"Padahal wilayah tersebut merupakan jalur penerbangan," tuturnya.
Maraknya kembali menerbangkan balon udara tersebut sangat meresahkan dunia penerbangan. Sebab, jika balon udara yang terbang tinggi dan masuk ke jalur penerbangan, maka sangat membahayakan penerbangan karena bisa mengakibatkan kecelakaan pesawat terbang.
Kekhawatiran ini bertambah besar karena bandar udara (Bandara) Adisutjipto tersebut merupakan jalur padat. Ratusan penerbangan sipil selalu memadati bandara ini. Terlebih ketika Lebaran seperti ini, intensitas penerbangan semakin bertambah banyak.
"Balon udara tidak bisa ditolerir. Kami imbau masyarakat jangan main-main lagi dengan balon udara. Kalau sampai masuk mesin, pesawat bisa celaka," imbaunya.
(kri)