Orang Tua Penderita Talasemia Kelimpungan Cari Donor Darah

Sabtu, 17 Juni 2017 - 16:17 WIB
Orang Tua Penderita...
Orang Tua Penderita Talasemia Kelimpungan Cari Donor Darah
A A A
TASIKMALAYA - Sejumlah orang tua yang memiliki anak menderita talasemia di RS Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya mengaku kelimpungan untuk bisa mendapatkan darah. Sebab, penyumbang darah sukarela menjadi sangat jarang mendonorkan darahnya karena khawatir bisa membatalkan puasa, sementara pihak keluarga sudah tidak memungkinkan untuk mendonorkan darah.

Pengurus Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Tasikmalaya Oos mengatakan, penderita talasemia yang ada di RS Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya saat ini mencapai 75 orang, yang rata-rata harus mendapatkan donor seminggu sekali, dua minggu sekali, hingga tiga minggu sekali. Jika dirata-ratakan, kebutuhan darah bagi penderita talasemia setiap bulannya mencapai 120 labu yang selama ini diberikan dari para pendonor sukarela.

"Di sisi lain, menjelang Lebaran atau sekitar hari Rabu (21/6/2017) mendatang UTD RS Dr Soekardjo berencana akan tutup karena pegawainya harus menyiapkan kebutuhan Lebaran, sedangkan kebutuhan darah bagi anak-anak terdata butuh Golongan Darah A sebanyak enam labu, B sebanyak dua labu, AB empat labu, serta O sebanyak 15 labu lagi yang belum terpenuhi yang harus dipersiapkan bagi mereka. Saat ini saya sedang kelimpungan untuk mencari pendonornya," kata Oos, Sabtu (17/6/2017).

Opsi terakhir yang akan dilakukan Oos adalah mencari pendonor ke KSR Unsil, AMS, dan terakhir meminta bantuan ke Kodim dan Brigif Tasikmalaya yang selama ini memang kerap membantu. "Mudah-mudahan saja sebelum batas waktu yang ditentukan saya bisa menemukan pendonor bagi mereka, sehingga kebutuhan darahnya terpenuhi. Kasihan jika mereka lama tidak mendapatkan donor, akan sangat menderita bahkan bisa berakibat fatal," katanya.

Berdasarkan informasi, memasuki bulan puasa ini, stok 30 labu darah dihasilkan dari para pendonor sukarela di UTD RS Dr Soekardjo. Darah itu dipergunakan untuk keluarganya yang membutuhkan, bukan secara khusus bagi para penderita talasemia.

"Setelah magrib ramainya di sini yang mendonorkan darah, memang ada sebagian yang diberikan bagi penderita talasemia tetapi kebanyakan hanya sebagai pendonor pengganti bagi keluarganya yang sakit dan membutuhkan darah. Kami pun berharap ada solusi dan warga yang memang tidak menjalankan ibadah puasa untuk bisa mendonorkan darahnya," ujar Pengelola UTD RS Dr Soekardjo Yundi Ariandi.
(zik)
Berita Terkait
Gen Z Wajib Tahu, Ini...
Gen Z Wajib Tahu, Ini Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Tubuh
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Radjak Hospital Gelar...
Radjak Hospital Gelar Donor Darah Serentak, dr. Handaria Ungkap Manfaatnya
TNI AL Gelar Donor Darah...
TNI AL Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-76 TNI di Koarmada I
Sepekan Ramadhan, Jumlah...
Sepekan Ramadhan, Jumlah Pendonor Darah di PMI DKI Jakarta Turun 50 Persen
Bantu Stok Darah PMI,...
Bantu Stok Darah PMI, Pelajar se-Jakarta Utara Gelar Pekan Donor Darah
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
3 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
6 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved